Pertamina Memastikan Distribusi BBM dan LPG Ramadan Berjalan Lancar

  • 10 Mar 2026 15:07 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyipakan berbagai langkah penguatan operasional guna memastikan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG selama masa Ramadan hingga Idulfitri. Salah satunya adalah dengan mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 1447 H (Satgas Rafi), Senin 9 Maret 2026.

Satgas ini akan bertugas melakukan pengendalian dan pemantauan penyaluran energi selama periode 9 Maret hingga 1 April 2026. Hal ini ditujukan agar pasokan BBM dan LPG tetap aman serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Sales Branch Manager (SBM) Sulteng XI Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Gidan Rasendrianto mengungkapkan, satgas ini akan bertugas untuk memantau kondisi stok dan distribusi energi secara intensif. Selain itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat, guna memastikan operasional distribusi energi berjalan sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Satgas Rafi juga bertugas untuk menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, penegak hukum dan instnasi terkait, untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG," ucap Gidan saat dikonfirmasi melalui telepon.

Pendekatan komunikasi publik yang informatif dan edukatif juga menjadi prioritas Satgas Rafi guna memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai layanan Pertamina. Upaya ini dilakukan agar warga mendapatkan informasi akurat terkait ketersediaan produk serta peningkatan kualitas layanan yang dilakukan di setiap SPBU.

Di sisi teknologi, Pertamina memperkuat pemantauan rantai pasok energi melalui sistem Pertamina Digital Hub yang terintegrasi secara nasional. Fasilitas ini memungkinkan tim operasional memantau pergerakan stok secara digital di seluruh wilayah, termasuk titik-titik distribusi krusial di Sulawesi Tengah.

"Pertamina juga memiliki Pertamina Digital Hub di mana kita dapat memantau stok secara terdigitalisasi di seluruh wilayah nasional, termasuk khusus khususnya di wilayah Sulawesi Tengah," tuturnya.

Peluncuran Satgas Rafi dan pemanfaatan Pertamina Digital Hub diharapkan dapat menjadi langkah antisipatif dalam menjaga ketahanan stok di Sulawesi Tengah. Gidan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), karena distribusi energi telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....