Bulog Pastikan Stok Beras Sulteng Aman Sampai Iduladha 1447 H
- 05 Mar 2026 07:10 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan ketersediaan stok beras daerah aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya Idulfitri 1447 H, bahkan Iduladha mendatang. Hal itu disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulteng, Jusri Pakke usai melakukan sidak di Pasar Masomba guna memantau harga dan pasokan bahan pangan bersama Pemerintah Kota Palu, Selasa, 3 Maret 2026.
Jusrti mengatakan, berdasarkan hasil sidak, kondisi harga beras di pasar saat ini tergolong cukup stabil. Pihaknya tidak menemukan adanya kenaikan harga yang signifikan serta memastikan pasokan di gerai-gerai mitra Bulog tetap tersedia.
“Kalau kami lihat sekarang kondisi beras di pasar ini cukup stabil ya, tidak ada kenaikan yang signifikan,” ujar Jusri.
Jusri menyatakan saat ini stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog masih menyentuh angka sekitar 22.000 ton. Setiap harinya, Bulog rutin mengeluarkan sekitar 21 ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah.
“Kalau untuk stok yang ada sekarang ini bisa sampai lebaran haji, kira-kira tiga sampai empat bulan ke depan,” ucapnya.
Ia menambahkan, Bulog Sulteng juga akan menerima tambahan pasokan sekitar 4.000 ton beras dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Penambahan ini dimaksudkan untuk mendukung penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat dalam waktu dekat.
Selain mengandalkan pasokan dari luar daerah, Bulog Sulteng juga tengah bersiap melakukan penyerapan beras hasil panen petani lokal. Penyerapan tersebut akan difokuskan di beberapa sentra produksi seperti Kabupaten Parigi Moutong, Morowali, hingga Luwuk.
“Mungkin kondisi 1-2 bulan ini kami akan melaksanakan juga penyerapan di desa di Sulawesi Tengah,” ucap Jusri.
Bulog mematok target serapan beras lokal pada tahun 2026 sebesar 11.300 ton, guna memperkuat kedaulatan pangan daerah. Jusri optimistis target tersebut dapat tercapai bahkan melampaui angka yang telah ditetapkan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Target serapan lokal kita itu sekitar 11.300 ton, mudah-mudahan kita bisa capai lebih daripada ini,” ucapnya.
Terkait program bantuan pangan, ia menjelaskan bahwa Bulog Sulteng masih melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan daerah mengenai teknis penyaluran. Pihaknya sedang menunggu data mekanisme pembagian hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar penyaluran tepat sasaran.
Masyarakat turut diimbau untuk tidak khawatir karena stok pangan di Sulawesi Tengah dipastikan mencukupi kebutuhan harian hingga momen hari besar keagamaan. Bulog Sulteng bersama Satgas Pangan dan Pemerintah Kota Palu juga berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga di pasar-pasar tradisional secara berkala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....