BAZNAS Sulteng Tegaskan Isu Dana Zakat untuk Program MBG Tidak Benar
- 04 Mar 2026 11:00 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan bahwa isu penggunaan dana zakat untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah tidak benar. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya informasi yang dinilai menyesatkan di tengah masyarakat.
Wakil Ketua I BAZNAS Sulawesi Tengah, Ashari, dalam dialog Palu Menyapa di Studio RRI Palu, Rabu, 3 Maret 2026, menyampaikan bahwa BAZNAS baik di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota saat ini tengah menghadapi berbagai isu yang berkembang di ruang publik. Salah satu isu yang cukup viral adalah tudingan bahwa dana zakat digunakan untuk membiayai program makan bergizi gratis.
Menurut Ashari, informasi tersebut tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa dana zakat memiliki aturan yang jelas dalam penggunaannya dan tidak dapat dialihkan di luar ketentuan syariat.
“Isu bahwa dana zakat digunakan untuk membiayai makan bergizi gratis itu tidak benar. Dana zakat hanya diperuntukkan kepada delapan asnaf dan tidak bisa keluar dari koridor syariat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, delapan golongan atau asnaf penerima zakat telah diatur dalam Al-Qur’an. Karena itu, pengelolaan dan pendistribusian zakat wajib mengikuti ketentuan syar’i dan tidak boleh menyimpang dari aturan tersebut.
Selain isu penggunaan dana zakat, BAZNAS juga menanggapi anggapan bahwa masyarakat mulai tidak lagi mempercayai lembaga pengelola zakat. Ashari memastikan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah non-struktural yang dibentuk berdasarkan undang-undang dan diberi mandat untuk mengelola zakat secara profesional.
Dalam menjalankan amanah tersebut, BAZNAS berpegang pada tiga prinsip utama. Pertama, aman syar’i, yakni seluruh proses pengelolaan zakat harus berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Kedua, aman regulasi, artinya setiap tahapan pengumpulan dan pendistribusian zakat harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketiga, aman NKRI, yakni komitmen menjaga harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ashari berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Ia juga mengajak umat Islam untuk tetap mempercayakan penyaluran zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....