Jaga Toleransi Ramadan, Siswa SMAN 2 Palu Diimbau Tidak Makan MBG di Sekolah
- 27 Feb 2026 14:28 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kepala SMA Negeri 2 Palu, Edi Siswanto, mengimbau seluruh siswanya untuk tidak menyantap paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah selama bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk menanamkan nilai saling menghargai dan toleransi antar siswa.
Imbauan ini berlaku bagi seluruh siswa, termasuk siswa non-muslim maupun siswa muslim yang sedang berhalangan puasa. Pihak sekolah menyarankan agar menu yang dibagikan dibawa pulang untuk dinikmati saat waktu berbuka atau di rumah masing-masing.
"Kami sudah menghimbau anak-anak, baik yang non-muslim maupun yang muslim namun sedang berhalangan, agar menu ini jangan dimakan di sekolah. Silakan dibawa pulang saja untuk saling menghargai temannya yang sedang beribadah," ujar Edi Siswanto saat ditemui di SMA Negeri 2 Palu, Rabu 25 Februari 2026.
Edi menekankan bahwa nilai toleransi harus dijunjung tinggi di lingkungan sekolah agar proses ibadah tetap berjalan kondusif. Meski demikian, bagi siswa yang memiliki kondisi kesehatan khusus seperti penyakit maag, sekolah tetap memberikan pertimbangan kemanusiaan.
Lebih lanjut, ia menyebut peserta didiknya menyambut positif MBG yang disalurkan pada bulan Ramadan. Menunya dinilai beragam dan dikemas secara khusus sehingga dapat dibawa pulang oleh siswa dan disantap saat berbuka.
"Alhamdulillah anak-anak kita sangat senang karena MBGnya dapat dibawa pulang dan menunya beragam, seperti susu, roti, telur dan kurma, jadi respon mereka positif," tuturnya.
Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis atau MBG dipastikan tetap berjalan secara berkelanjutan sepanjang bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah. Program prioritas ini dicanangkan oleh Pemerintah dengan harapan dapat memenuhi standar kebutuhan gizi harian anak-anak Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....