Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Buka Layanan Aduan Makan Bergizi Gratis
- 27 Feb 2026 13:13 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (APPMBGI) Sulawesi Tengah, Kartini Malarangan, menegaskan komitmennya menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program Palu Menyapa di RRI Palu, Kamis, 26 Februari 2026.
Kartini menjelaskan APPMBGI hadir sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Tugas asosiasi, menurutnya, adalah bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah serta pihak terkait guna memastikan keberlanjutan program MBG.
“Kami ini merupakan perpanjangan tangan dari pusat untuk daerah. Tugas kami mensinergikan dan berkolaborasi dengan pemerintah serta pihak terkait untuk kesinambungan MBG, sekaligus menjalankan fungsi kontrol di masyarakat terutama pada layanan SPPG di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Sejak dilantik sebagai Ketua APPMBGI Sulteng pada 8 Januari 2026, Kartini mengaku terus melakukan pengawasan terhadap operasional dapur MBG. Ia menyebut pengurus asosiasi akan turun langsung meninjau layanan SPPG guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan.
Selain pengawasan lapangan, APPMBGI Sulteng juga membuka layanan aduan dan kepatuhan yang terhubung langsung ke pusat. Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui nomor 081198893911 yang tersedia selama 24 jam.
“Jika ada hal yang kurang layak atau tidak sesuai diterima penerima manfaat, bisa langsung mengadu ke nomor tersebut. Aduan itu terkoneksi ke pusat dan akan kami tindak lanjuti di daerah,” ucap Kartini.
Kartini berharap layanan aduan tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, baik penerima manfaat, orang tua siswa, maupun pihak terkait lainnya. Ia menegaskan asosiasi membuka diri terhadap setiap masukan demi peningkatan kualitas layanan MBG di Sulawesi Tengah.
Dalam waktu dekat, APPMBGI Sulteng juga berencana melakukan kunjungan ke sejumlah dapur MBG untuk melihat langsung operasional di lapangan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen asosiasi dalam memastikan program MBG berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....