Apel Siaga Ramadan 2026, Bupati Morut Tegaskan Kesiapan Jaga Keamanan Wilayah

  • 27 Feb 2026 07:45 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali Utara - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi, memimpin Apel Siaga Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di halaman Mapolres Morowali Utara, Kamis, 26 Februari 2026. Apel tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Satpol PP dan Damkar, serta Dinas Perhubungan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dinamika keamanan selama bulan suci.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan amanat Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Endi Sutendi, menegaskan bahwa apel siaga merupakan langkah strategis untuk menjamin situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

"Apel siaga ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan dukungan sarana prasarana. Dengan kesiapan ini, diharapkan seluruh personel dan stakeholder dapat bersinergi secara cepat, sigap, dan tepat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan," ucap Delis membacakan amanat Kapolda Sulteng

Ia juga menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh personel. Momentum Ramadan, menurutnya, harus menjadi ruang introspeksi untuk meningkatkan kedisiplinan, kesabaran, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Delis menegaskan bahwa selama Ramadan aktivitas masyarakat cenderung meningkat, terutama menjelang berbuka puasa, pelaksanaan salat tarawih, hingga waktu sahur. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan sejumlah kerawanan, seperti kemacetan di pusat keramaian, lonjakan aktivitas pasar, aksi balap liar dan konvoi kendaraan roda dua, hingga tindak kriminal konvensional.

"Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan harus hadir memberikan rasa aman. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan yang mencoba mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat," ucapnya.

Operasi tersebut memfokuskan penindakan pada kejahatan 4C, yakni pencurian biasa, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan selama bulan suci Ramadan sangat bergantung pada soliditas lintas sektoral.

"Sinergi adalah kunci. Kolaborasi yang kuat antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat akan memastikan Morowali Utara tetap aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab, sejalan dengan semangat Presisi, serta senantiasa memohon bimbingan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap pengabdian. Melalui apel ini, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan keamanan yang berarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....