Expo Ramadan Untad Hadirkan Pembinaan Usaha Terintegrasi

  • 25 Feb 2026 21:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Universitas Tadulako terus berupaya untuk mengembangkan kemampuan kewiraushaan mahasiswa dengan menyediakan wadah yang dapat menjadi ruang nyata untuk mempresentasikan usaha mereka ke masyarakat. Untuk itu, kampus ini kembali menggelar "Expo Ramadan 2026" yang dibuka secara resmi di Lapangan Islamic Center Universitas Tadulako, Selasa 24 Februari 2026.

Mengambil tema “Expo Ramadhan Universitas Tadulako: Berkah Usaha, Harmoni Kampus, Pemberdayaan Lokal dan Kampus Berdampak”, tahun kedua penyelenggaraan kegiatan dipersiapkan dengan lebih terstruktur dan cakupan yang lebih luas. Salah satu fokus utamanya adalah pembinaan terhadap 100 mahasiswa penerima bantuan usaha dari Pemerintah Kota Palu dengan total dukungan sebesar Rp500 juta.

“Kami mencoba mengubah mindset mahasiswa agar setelah menjadi alumni, mereka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ucap

Ketua Panitia, Dr. Vita Fattah, SE., M.Si dalam laporannya.

Lebih lanjut diungkapkan, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pasar Ramadhan, tetapi sebagai ruang pembinaan kewirausahaan yang terintegrasi. Program ini, disebutnaya, bukan sekadar pameran, melainkan menjadi sarana monitoring dan evaluasi untuk memastikan mahasiswa mampu mengelola bantuan usaha menjadi bisnis yang berkelanjutan.

“Selama 15 hari ini kami bukan hanya membuat Pasar Ramadan, tetapi Expo Ramadan, karena Expo ini mencakup pameran dan penjualan produk mahasiswa dan UMKM binaan, serta kegiatan monitoring dan evaluasi bagi mahasiswa penerima bantuan usaha,” tuturnya.

Staf Ahli Wali Kota Palu Yudhi Riyani Firman, yang hadir mewakili Pemerintah Kota Palu, mengapresiasi pelaksanaan Expo Ramadan ini. Ia menilai Expo Ramadan menjadi ruang strategis untuk mempertemukan ide kreatif mahasiswa dengan peluang usaha yang ada di Kota Palu.

“Kegiatan Expo seperti ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mempertemukan ide, kreativitas, dan peluang usaha,” ujar Yudhi.

Ia juga menekankan bahwa perguruan tinggi memegang peran krusial sebagai pusat inovasi dan motor penggerak ekonomi lokal. Sinergi antara kampus dan pemerintah diharapkan dapat mempercepat pengembangan sumber daya manusia yang unggul di sektor ekonomi.

Expo Ramadan 2026 tidak hanya memerkan produk hasil karya mahasiswa. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pendukung seperti layanan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sertifikasi halal, literasi keuangan, edukasi kewirausahaan, serta lomba-lomba religi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....