Operasional Rumah Makan di Bulan Ramadan Perlu Diatur
- 24 Feb 2026 14:09 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Operasional rumah makan di bulan Ramadan kerap menjadi polemik tersendiri di tengah masyarakat. Aksi razia kerap kali dilakukan untuk rumah makan yang masih buka saat waktu berpuasa.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Palu Ismail Pangeran menyebut, polemik terkait hal tersebut tidak seharusnya menjadi perdebatan yang panjang. Menurutnya, Rumah makan adalah pintu rejeki bagi pemiliknya sekaligus menjadi solusi bagi masyarakat yang berhalangan atau tidak diwajibkan berpuasa.
"Rumah makan tersebut buka di siang hari dan menjadi sumber pencaharian pemiliknya juga," kata Ismial saat mengisi program Pro 1 RRI Palu "Palu Menyapa: Sweeping Rumah Makan selama Ramadan", Senin 23 Februari 2026.
Ditegaskan, penting untuk memahami adanya umat agama yang tidak menjalankan ibadah puasa, termasuk di Kota Palu yang dikenal dengan kemajemukannya. Selain itu, beberapa umat Islam dengan kondisi tertentu juga tidak dipaksakan menjalankan puasa.
"Orang yang masuk di rumah makan pasti tidak berpuasa, pertama dia bukan beragama Islam, kedua ada orang sakit yang ingin membeli makan, atau mungkin juga seorang musafir, sehingga tidak bisa dipaskasakan untuk melaksanakan puasa," ujarnya.
Untuk itu, ia mengapresiasi langkah Wakil Kementerian Agama Romo Muhammad Syafi'i yang telah melarang aksi razia rumah makan selama Ramadan. Ia juga memuji kebijakan Pemerintah Kota Palu yang membolehkan rumah makan untuk tetap beroperasi dengan beberapa ketentutan yang telah ditetapkan.
"Sudah benar aturan terkait operasional rumah makan dikeluarkan oleh pemerintah Kota Palu, untuk menjaga nilai kebersamaan dan menjaga tatanan yang sudah begitu aman dan damai," ucap Ismail,
Meski mendukung operasional rumah makan, Ismail sepakat agar tetap ada aturan teknis yang ditaati, salah satunya dengan memasang tirai penutup di siang hari. Menurutnya memberikan panduan dan petunjuk teknis kepada pemilik usaha akan efektif.
"Kita tidak boleh melarang, jadi penting untuk memberikan paduan dan petunjuk kepada mereka (pemilik usaha)," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....