IMIP Libatkan Sekolah dan Masyarakat Kelola Sampah Berkelanjutan
- 22 Feb 2026 10:18 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Morowali - PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menegaskan komitmennya terhadap industri berkelanjutan dengan memperkuat kolaborasi pengelolaan sampah dalam momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
Rangkaian kegiatan HPSN di kawasan IMIP diawali dengan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di sejumlah sekolah, yakni SD Dampala, SD Lalampu, dan SMPN 2 Bahodopi. Selain itu, edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan juga digelar di Pulau Langala dengan melibatkan berbagai pihak.
Head of Environmental Department PT IMIP, Yundi Sobur, mengatakan kegiatan tahun ini lebih difokuskan di luar kawasan industri, terutama terkait pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
“Kolaborasi multi pihak penting dilakukan, karena setiap unsur memiliki tanggung jawab saling melengkapi dan mendukung terciptanya tujuan bersama dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif serta memberikan dampak luas dan berkelanjutan,” ujar Yundi Sobur, Sabtu 21 Februari 2026.
Dalam kegiatan di Pulau Langala, IMIP melibatkan perwakilan tenant dalam kawasan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali, Dinas Pariwisata, KSM Ara Sinergi Berdaya, Pemerintah Desa Fatufia, serta pengelola wisata setempat.
Selama tiga hari pelaksanaan, 13–15 Februari 2026, total peserta edukasi mencapai 311 orang. Rinciannya, 35 murid kelas VI SD Dampala, 64 murid kelas VI SD Lalampu, 42 siswa SMPN 2 Bahodopi, serta 170 peserta dalam kegiatan di Pulau Langala.
IMIP juga telah menjalankan berbagai program pengelolaan sampah berkelanjutan, mulai dari pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dan eco enzim, budidaya maggot, hingga penerapan sistem bioflok. Selain itu, perusahaan memberdayakan masyarakat melalui KSM Bahomakmur untuk mengelola sampah anorganik bernilai ekonomis.
Yundi menambahkan, IMIP dan seluruh tenant diwajibkan mengelola sampah dari sumber hingga tahap akhir pengolahan. Sebagai bentuk kampanye, perusahaan juga menyebarkan 2.500 poster pemilahan sampah di 52 perusahaan dalam kawasan industri.
HPSN 2026 mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI” yang menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan aman, sehat, resik, dan indah. Menurut Yundi, tantangan pengelolaan sampah di kawasan industri adalah optimalisasi fasilitas dan penguatan budaya disiplin dalam pemilahan.
Ke depan, IMIP berkomitmen meningkatkan sarana pendukung serta edukasi berkelanjutan guna memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....