Pemkab Parimo Salurkan Bantuan Logistik Untu Warga Tedampak Karhutla
- 19 Feb 2026 14:02 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parimo - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak kebakaran lahan perkebunan yang terjadi beberapa waktu lalu. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Barase dan Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, Rabu 18 Februari 2026.
Penyaluran bantuan dilakukan di tiga wilayah terdampak, yakni Desa Avulua dan Desa Toboli, serta Desa Sakinah Jaya, Kecamatan Parigi Utara. Berdasarkan data PUSDALOPS BPBD Kabupaten Parigi Moutong per 5 Februari 2026, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut menghanguskan ratusan hektar lahan milik warga yang mayoritas merupakan sektor perkebunan.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, yang hadir mendampingi pimpinan daerah memaparkan, Desa Avulua menjadi wilayah paling terdampak dengan luas kebakaran mencapai 76,7 hektare. Sementara di Desa Toboli dan Sakinah Jaya, api menghanguskan 30 hektare lahan, yang mengakibatkan kerugian bagi sedikitnya 88 pemilik lahan di tiga desa tersebut.
"Untuk di Desa Sakinah Jaya, luas total kebakaran mencapai sekitar 10 hektare dengan luas lahan perkebunan terbakar sekitar 5 hektare," ucap Rivai.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar serta meringankan beban ekonomi warga yang kehilangan mata pencahariannya akibat api. Selain menyalurkan logistik, pimpinan daerah juga melakukan pengecekan kesiapan alat penanganan Karhutla dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memastikan respon cepat jika terjadi bencana susulan.
Rivai menegaskan bahwa personel BPBD akan terus bersiaga di lapangan mengingat kondisi cuaca saat ini masih sangat berisiko memicu titik api baru. Pengawasan berkala dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bermukim di sekitar area rawan kebakaran hutan dan lahan.
"Kami tetap melakukan pemantauan di lokasi terdampak untuk mengantisipasi potensi kejadian lanjutan di tengah kondisi cuaca yang masih berisiko terhadap kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....