Taufik Bantah Ingin Kudeta Nilam Sari di Nasdem Sulteng
- 18 Feb 2026 21:33 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala – Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Moh Taufik membantah tudingan bahwa dirinya ingin mengambilalih kepemimpinan Nilam Sari Lawira di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Provinsi Sulawesi Tengah.
Tudingan tersebut mencuat di tengah kabar pemberhentiannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala. Taufik menegaskan isu itu tidak benar.
“Saya sampaikan bahwa siapa saya ini kasian yang mau melakukan kudeta? Saya tidak punya link, tidak punya orang yang bisa melakukan proses kudeta itu,” kata Taufik saat jumpa pers di Sekretariat DPRD Donggala pada Rabu, 18 Februari 2026.
Menurut Taufik, hubungannya dengan Nilam selama ini sangat baik. Ia bahkan menganggap anggota DPR RI tersebut sebagai sosok kakak yang berjasa dalam perjalanan karier politiknya hingga menjadi Ketua DPRD Donggala.
“Saya tidak akan mungkin melakukan kudeta terhadap seorang kakak yang telah banyak memberikan bantuan dan berjasa dalam hidup saya dan mempertahankan saya menjadi ketua DPRD. Saya tidak (bukan) manusia kalau saya melakukan itu,” ujarnya.
Ia menilai tudingan tersebut merupakan upaya oknum tertentu untuk menjatuhkan dirinya. Bahkan, kata dia, isu itu turut menyeret nama Bupati Donggala Vera Elena Laruni.
“Informasi yang saya dapatkan bahwa saya katanya itu membawa Vera Elena Laruni ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Nasdem untuk menggantikan posisi Kak Nilam sebagai ketua DPW Nasdem,” ucapnya.
Taufik menyebut isu tersebut tidak masuk akal karena posisinya dengan Vera setara sebagai pimpinan di lembaga eksekutif dan legislatif, sehingga tidak relevan jika dikaitkan dengan tudingan tersebut.
“Tidak ada yang bisa memerintah dan tidak ada yang bisa diperintah. Tapi ketika dia menjadi ketua partai saya, maka dia akan bisa memerintah saya lewat struktur partai. Sehingga sangat naif sekali, bodoh sekali saya kalau mengusulkan Vera Elena Laruni,” kata Taufik menegaskan.
Ia menyimpulkan bahwa tudingan yang beredar, khususnya di media massa, merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Taufik kembali menegaskan dirinya tidak memiliki niat untuk mengkudeta Nilam Sari.
Diketahui, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem telah resmi mencopot Taufik dari jabatan Ketua DPRD Donggala. Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Nasdem Nomor 26.7a-SK/AKD/DPP-NasDem/II/2026 tentang Penetapan Pimpinan DPRD dan Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Berdasarkan surat tersebut, DPP Partai Nasdem menetapkan Yasin Lataka sebagai Ketua DPRD Donggala menggantikan Taufik untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
“Tentu ini sebuah berita yang bagi saya tidak mengenakkan. Tapi sebagai kader partai yang baik, saya menerima (keputusan ini) dengan baik,” tuturnya.
Ia mengaku telah menyerahkan surat tersebut kepada Sekretaris Dewan dan Bagian Umum Sekretariat DPRD Donggala untuk segera diproses.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....