MUI Palu Ajak Umat Kedepankan Tasamuh Sikapi Penetapan Awal Ramadan

  • 18 Feb 2026 16:51 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Palu, Prof. KH. Zainal Abidin, menyampaikan pandangannya terkait penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah. Ia mengajak umat Islam untuk bersikap bijak dan mengedepankan tasamuh atau toleransi dalam menyikapi perbedaan yang ada, Rabu, 18 Februari 2026.

Menurutnya, perbedaan dalam penentuan awal Ramadan merupakan hal yang wajar dan telah lama menjadi bagian dari dinamika keilmuan Islam. Perbedaan tersebut lahir dari metode dan pendekatan yang beragam di kalangan ulama.

Ia menjelaskan, baik metode rukyatul hilal maupun hisab memiliki dasar dan argumentasi masing-masing yang dapat dipertanggungjawabkan secara syar’i. Karena itu, perbedaan pandangan hendaknya disikapi dengan kedewasaan.

Prof. Zainal menegaskan, perbedaan tidak perlu dijadikan sumber perpecahan di tengah masyarakat. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi kekayaan intelektual dan memperkaya khazanah pemikiran Islam.

Ia juga mengingatkan umat Islam agar tidak mudah terprovokasi oleh isu atau narasi yang dapat memperuncing perbedaan, khususnya di ruang publik dan media sosial. Sikap saling menghormati dinilai menjadi kunci menjaga persatuan.

Momentum Ramadan, lanjutnya, seharusnya menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah dan mempererat silaturahmi. Bulan suci ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kebersamaan.

Ia pun berharap umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, khusyuk, dan penuh keberkahan. Dengan mengedepankan tasamuh dan saling menghargai, persatuan dan kerukunan akan tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....