Satgas Pangan Bareskrim Polri Pastikan Stok Beras Sulteng Aman
- 14 Feb 2026 18:11 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Tim Satgas Saber Pangan dari Bareskrim Polri turun langsung ke lapangan guna memastikan ketersediaan stok beras dan minyak goreng di wilayah Sulawesi Tengah tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kegiatan pengecekan dilakukan pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Rombongan Satgas dipimpin oleh James Hutajulu bersama Tim Satgas Pangan Polda Sulawesi Tengah, jajaran Polresta Palu, perwakilan Bapanas, serta dinas terkait lainnya. Mereka meninjau langsung Gudang Bulog Kanwil Sulteng yang berlokasi di Tondo, Kota Palu.
Dari hasil pengecekan di lapangan, diperoleh informasi bahwa stok beras di 14 gudang Bulog yang tersebar di wilayah Sulawesi Tengah mencapai 22.000 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.
James Hutajulu menjelaskan bahwa secara kuantitas, stok beras di Sulteng dalam kondisi aman. Namun demikian, pengawasan distribusi tetap menjadi perhatian utama agar tidak terjadi pelanggaran, penimbunan, maupun praktik yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga.
Selain beras, tim juga memastikan ketersediaan minyak goreng merek Minyakita di gudang Bulog Kanwil Sulteng. Saat ini, tercatat stok minyak goreng mencapai 300.000 liter yang diperuntukkan bagi sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Parigi Moutong, Donggala, dan Sigi.
Untuk wilayah lainnya, ketersediaan minyak goreng disuplai melalui masing-masing gudang Bulog setempat. Langkah ini dilakukan agar distribusi lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara merata.
Satgas menegaskan bahwa stabilitas stok dan harga pangan harus terus diawasi secara berkala. Koordinasi dan kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta instansi terkait menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan tidak terjadi gejolak harga maupun kepanikan di tengah masyarakat. Satgas juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga stabilitas pasokan dan distribusi pangan demi kepentingan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....