Pengurus DWP Kemenag se-Sulteng Masa Bakti 2024–2029 Resmi Dikukuhkan

  • 14 Feb 2026 17:30 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah masa bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan di Aula Kanwil Kemenag Sulteng, Jumat 13 Februari 2026. Pengukuhan dipimpin langsung Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulteng, Ibu Sandra, serta diikuti secara luring dan daring oleh seluruh pengurus daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah, H. Junaidin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya kepengurusan baru. Ia menegaskan bahwa momentum tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan peran strategis DWP sebagai mitra resmi aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag.

“DWP adalah organisasi resmi yang menjadi wadah bagi para istri ASN. Ini posisi strategis yang harus kita pahami bersama. Bukan hanya seremoni, tetapi momentum memperkuat sinergi dalam mendukung tugas dan fungsi Kementerian Agama,” ujarnya.

Menurut Junaidin, keberadaan DWP memiliki kontribusi penting dalam mendukung kinerja suami sebagai aparatur negara. Ia mengingatkan pesan Menteri Agama agar para suami memberikan ruang seluas-luasnya bagi keterlibatan istri melalui organisasi DWP, sehingga tercipta harmoni antara peran keluarga dan pengabdian kepada negara.

Ia juga menekankan bahwa pengabdian di lingkungan Kemenag tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai agama yang melekat dalam setiap tugas dan tanggung jawab. Oleh karena itu, nilai religius harus membingkai kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta menjadi landasan etika dalam menjalankan organisasi.

Sementara itu, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulteng, Ibu Sandra, mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas organisasi. Ia berharap pengukuhan ini menjadi awal pengabdian yang dilandasi dedikasi, keikhlasan, serta komitmen untuk berkontribusi nyata.

“DWP memiliki peran strategis dalam mendukung tugas suami sebagai aparatur pemerintah, sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Mari hadirkan program-program inovatif dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar DWP menjadi wadah peningkatan kapasitas diri bagi perempuan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah di Sulawesi Tengah. Organisasi, menurutnya, harus dikelola secara profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan anggota.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan sinergi DWP Kemenag se-Sulteng dalam merajut semangat kolaborasi, kebersamaan, dan pengabdian nyata bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Dengan struktur kepengurusan yang solid, DWP diharapkan mampu menjadi mitra strategis yang mendukung tercapainya visi dan misi Kementerian Agama di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....