Pemkot Palu Evaluasi Kota Layak Anak

  • 12 Feb 2026 21:28 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan mendukung pertumbuhan generasi muda melalui program Kota Layak Anak. Upaya konsisten ini sebelumnya telah membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan Kota Layak Anak kategori Pratama pada tahun 2025 lalu.

Untuk terus meningkatkan kualitas upaya perlndungan anak di daerah ini, diperlukan evaluasi menyeluruh atas program-program yang telah dijalankan di tahun sebelumnya. Salah satu langkah yang ditemuh melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kegiatam "Bimbingan Teknis Penguatan Instrumen Evaluasi Mandiri Kota Layak Anak tingkat kabupaten dan kota" yang diselenggarakan di Ruang Bantaya, Kamis 12 Februari 2026.

Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Kota Palu Yudhi Riyani Firman dalam sambutannya menyebut, anak merupakan amanah sekaligus generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Untuk itu, memastikan hak-hak anak dapat diperoleh secara optimal telah menjadi tanggung jawab bersama.

"Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa setiap anak memperoleh hak-haknya secara optimal, mulai dari hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, hingga berpartisipasi dalam pembangunan," ucap Yudhi.

Ditambahkan, program Kota Layak Anak membutuhkan sinergi dan peran aktif lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dinilai penting, agar kebijakan yang disusun lebih terarah, berkelanjutan, dan menyentuh lingkungan terkecil yaitu keluarga.

"Program ini bukan hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah saja melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor baik pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat, media maupun keluarga sebagai lingkungan utama bagi tumbuh kembang anak," tuturnya.

Pemerintah menyadari perlunya penguatan pada berbagai indikator penilaian dalam pelaksanaan evaluasi mandiri beberapa tahun terakhir. Evaluasi tersebut menjadi tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana capaian perlindungan anak telah diimplementasikan oleh masing-masing lembaga di Kota Palu.

Olehnya, ia berharap dengan hadirnya kegiatan Bimtek ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memahami dan menerapkan indikator pemenuhan hak anak secara nyata. Diharapkan pula, dengan penerapan indikator tersebut, sistem keamanan kota yang menjamin pemenuhan hak anak dapat diwujudkan.

"Kita perlu bersama-sama membangun Kota Palu menjadi Kota Layak Anak, sebagai orang tua kita akan tenang jika kota kita aman bagi anak-anak, dan tumbuh kembangnya juga terjamin," kata Yudhi.

Hasil evaluasi mandiri ini nantinya akan menjadi fondasi utama dalam menyusun strategi peningkatan kualitas kebijakan di masa depan. Penguatan instrumen ini diharapkan mampu memperkokoh sistem perlindungan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....