Disdikpora Donggala Rencana Berikan Insentif Tambahan Guru Pelosok

  • 12 Feb 2026 14:13 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Donggala – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, berencana memberikan insentif tambahan bagi guru yang mengajar di daerah pelosok.

Ansyar mengatakan rencana tersebut merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan pemerintah daerah terhadap dedikasi para guru yang bertugas di wilayah terpencil.

“(Insentif tambahan) sebagai penghargaan kita kepada para guru yang rela dan ikhlas melaksanakan tugasnya mendidik anak bangsa di daerah-daerah terpencil,” kata Ansyar kepada RRI melalui sambungan telepon pada Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menyebutkan rencana itu telah disampaikan kepada Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, untuk dipertimbangkan.

“Kita sampaikan dulu kepada Ibu Bupati ya, agar bisa beliau mempertimbangkan,” ujarnya.

Menurut Ansyar, guru yang bertugas di daerah terpencil masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya terkait kesejahteraan yang dinilai belum sebanding dengan beban tugas yang diemban.

“Guru di daerah-daerah (terpencil) itu butuh perhatian kita sebagai penghargaan terhadap mereka. Pikir saja, guru yang jauh (di daerah terpencil) dengan guru yang dekat di kota. Sama kah tunjangannya guru itu? Tentu tidak, karena mereka bekerja lebih berat begitu. Nah, itu dasar pemikiran saya,” ungkap Ansyar.

Ia menambahkan, insentif tambahan tersebut direncanakan diberikan kepada seluruh guru di daerah terpencil, baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN. Meski demikian, ia belum dapat memastikan besaran insentif yang akan diberikan karena masih dalam proses pengusulan.

“Kita akan melihat kemampuan keuangan daerah dulu (untuk besarannya). Saya pastikan juga dulu validitasnya hasil mapping baru saya sebut daerah-daerah yang masuk kategori terpencil. Nanti ada kriteria yang kita susun,” tuturnya.

Selain itu, Ansyar juga menyoroti kondisi Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan di sejumlah daerah yang hingga kini masih terbatas dari sisi anggaran dan sumber daya manusia.

“Jadi, itu hal-hal yang akan kami sampaikan kepada Ibu Bupati agar dapat memprioritaskan permasalahan-permasalahan pendidikan yang membutuhkan anggaran,” kata Ansyar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....