Komnas HAM Sulteng Desak Perbaikan Jalan Watu Awu
- 08 Feb 2026 16:14 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Sulawesi Tengah menyampaikan keprihatinan atas amblasnya ruas Jalan Trans Sulawesi di wilayah Watu Awu, Kabupaten Poso. Peristiwa tersebut dilaporkan telah menyebabkan korban jiwa dan luka-luka bagi warga serta pengguna jalan.
Kepala Komnas HAM Sulteng, Livand Breemer melalui keterangan resminya, Sabtu, 7 Februari 2026 menilai kejadian itu bukan hanya persoalan teknis infrastruktur. Kondisi tersebut dinilai menyangkut hak dasar masyarakat atas keselamatan dan akses transportasi yang layak.
Berdasarkan laporan yang diterima, kerusakan jalan mengancam keselamatan jiwa dan mengganggu aktivitas ekonomi warga. Dalam perspektif hak asasi manusia, negara berkewajiban menjamin keamanan infrastruktur publik.
Komnas HAM Sulteng mendesak pemerintah daerah dan BPBD segera memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis maksimal. Selain itu, santunan bagi keluarga terdampak juga diminta menjadi perhatian.
Instansi terkait seperti Dinas PUPR dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) diminta melakukan langkah perbaikan darurat. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah amblas susulan yang berpotensi menambah korban.
Baca Juga: Komnas HAM Sulteng: Karhutla Bukan Sekadar Bencana Alam
Komnas HAM Sulteng juga mendorong dilakukannya audit menyeluruh terhadap ketahanan jalan di titik rawan longsor. Evaluasi tersebut dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang di ruas Trans Sulawesi lainnya.
Selain itu, pihak kepolisian dan dinas perhubungan diminta memasang rambu peringatan dan menyediakan jalur alternatif. Langkah ini diharapkan dapat menjamin keselamatan pengguna jalan.
“Negara harus hadir dengan cepat dan tidak boleh abai terhadap keselamatan warga,” ucapnya Livand.
Komnas HAM Sulteng mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintasi jalur rawan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan kerusakan jalan yang membahayakan keselamatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....