BKMT Sulteng Perkuat Dakwah Perempuan Berbasis Kearifan Lokal
- 08 Feb 2026 05:58 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran dakwah dan pemberdayaan perempuan melalui majelis taklim di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Hal ini disampaikan dalam Program Ngobras Jumat (06/02) di Studio Pro 1 RRI Palu yang menghadirkan jajaran pengurus BKMT Sulteng.
Ketua BKMT Sulteng, Dr. Hj. Surni Kadir, M.PdI, menjelaskan bahwa BKMT merupakan organisasi yang telah berdiri sejak 2013 dan menjadi wadah pembinaan majelis taklim di bawah koordinasi pusat. Pada periode kepengurusan 2026–2031, BKMT Sulteng mengusung visi sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan majelis taklim yang religius, berbudaya, serta berlandaskan nilai kearifan lokal Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Wakil Ketua I BKMT Sulteng, Hj. Mardiati Rosmah, S.Pd, M.Pd, menekankan pentingnya kebersamaan lintas latar belakang dalam tubuh BKMT.
“BKMT ini tidak berdiri untuk satu warna saja, tetapi menghimpun seluruh majelis taklim yang ada, baik yang berafiliasi dengan Muhammadiyah, NU, maupun lainnya, agar kita kuat sebagai satu lembaga,” ujarnya.
Ia menambahkan, kekuatan utama BKMT terletak pada peran perempuan.
“Anggota BKMT semuanya adalah perempuan. Ini menandakan bahwa kekuatan ibu-ibu sangat luar biasa. Ibu adalah madrasah pertama, sehingga peningkatan sumber daya manusia perempuan menjadi sangat penting,” kata Hj. Mardiati Rosmah.
Menurutnya, program BKMT yang mencakup bidang kelembagaan, pendidikan, dakwah, hingga penguatan organisasi disusun untuk menjawab tantangan zaman. Dakwah mesti relevan dengan generasi yang ada saat ini. Setiap generasi punya pendekatan yang berbeda dan hal itu harus di pahami bersama.
Sekretaris BKMT Sulteng, Dr. Andi Amirah, M.Pd, menambahkan bahwa terdapat 10 bidang kerja yang menjadi panduan organisasi sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dari pusat. Program-program tersebut akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah agar menyentuh langsung majelis taklim di kabupaten dan kota.
BKMT Sulteng berharap dengan penguatan struktur organisasi serta pendampingan dari pengurus nasional, peran majelis taklim sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan transformasi sosial dapat semakin dirasakan masyarakat.
“Kami ingin BKMT hadir mencerdaskan umat dan menghidupkan dakwah yang humanis, moderat, dan berakar pada budaya lokal,” tutur Hj. Mardiati Rosmah. (MDP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....