Kolaborasi Komunitas Dukung Keberlanjutan Lingkungan Pesisir Palu
- 08 Feb 2026 05:01 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Keterlibatan komunitas dan anak muda menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir di Kota Palu. Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menilai kolaborasi lintas generasi semakin menunjukkan dampak positif, baik dalam aksi bersih pantai maupun penanaman mangrove.
Sekretaris DLH Kota Palu, Ibnu Mundzir, SP, M.Eng, dalam program Green Radio RRI Palu Sabtu (07/02) menyebut saat ini mulai terlihat segmentasi peran masyarakat dalam aksi lingkungan. Anak muda banyak terlibat dalam penanaman mangrove, sementara kelompok usia dewasa hingga lanjut usia aktif dalam kegiatan pembersihan sampah pesisir.
“Anak muda cenderung tertarik pada aksi tanam mangrove, sementara orang tua justru sangat luar biasa saat kegiatan bersih pantai. Semua punya peran,” kata Ibnu Mundzir.
Ia menambahkan, tantangan terbesar dalam menjaga semangat relawan adalah kondisi pantai yang kembali kotor setelah dibersihkan. Fenomena ini, menurutnya, dipengaruhi faktor alam seperti angin barat yang membawa kembali sampah dari laut lepas ke garis pantai.
Selain itu, sebagian sampah yang ditemukan di pesisir Palu diketahui berasal dari luar daerah bahkan luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan sampah laut bukan hanya masalah lokal, melainkan isu global yang membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
“Banyak kemasan berbahasa asing ditemukan. Artinya sampah ini berputar mengikuti arus laut dan akhirnya terdampar di Palu,” ucapnya.
Ibnu berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat terus diperkuat, seiring dorongan nasional untuk pengendalian sampah laut. Ia menegaskan bahwa menjaga pesisir bukan sekadar agenda kebersihan, tetapi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kesehatan manusia. (MDP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....