Indeks Pembangunan Literasi Kota Palu Tertinggi di Sulteng

  • 07 Feb 2026 15:03 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Palu tercatat menjadi yang tertinggi di Sulawesi Tengah pada tahun 2024 hingga 2025. Capaian tersebut berada di angka sekitar 91 persen berdasarkan data pembangunan literasi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Palu, Asharrini Mastura saat diwawancarai pada Jumat, 6 Februari 2026. Ia menyebut, capaian IPLM itu berbeda dengan Tingkat Gemar Membaca (TGM) yang dihitung melalui survei.

"Untuk TGM, Kota Palu sekitar 70 persen pada 2024 dan meningkat menjadi 84 persen pada 2025," ucapnya.

Asharrini menyebut, berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga stabilitas tingkat literasi masyarakat agar tetap tertinggi di Sulawesi Tengah. Salah satunya melalui penyelenggaraan lomba literasi bagi pelajar, seperti lomba bertutur, menulis, dan duta baca.

"Kalau kita di Kota Palu untuk menjaga itu banyak cara, di sini juga ada kegiatan lomba peningkatan literasi masyarakat juga untuk siswa," ucapnya.

Baca Juga: Pemkot Palu Hadirkan Perpustakaan Digital Palu Mapande

Selain itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu juga aktif mengikuti berbagai festival literasi tingkat daerah maupun provinsi. Keterlibatan tersebut dinilai mampu mendorong peningkatan budaya membaca masyarakat.

Program perpustakaan keliling juga menjadi salah satu fokus utama dalam menjangkau masyarakat. Layanan ini beroperasi setiap hari kerja dengan sasaran Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di bawah pembinaan Pemerintah Kota Palu.

"Senin sampai Jumat itu teman-teman petugas perpustakaan keliling selalu membuat jadwal untuk sekolah-sekolah di bawah wilayah pembinaan kita," ucapnya.

Tidak hanya sekolah, layanan perpustakaan keliling tersebut juga menyasar perpustakaan rumah ibadah, organisasi masyarakat, hingga perangkat daerah. Dari seluruh titik layanan tersebut, dilakukan pemantauan tingkat gemar membaca masyarakat.

"Dari situ kita bisa melihat tingkat peningkatan gemar membaca di Kota Palu, seperti apa itu dari survei semua perpustakaan yang ada di Kota Palu," ucapnya.

Baca Juga: Polemik KONI, Keikutsertaan Kota Palu Pada Porprov 2026 Terancam

Asharrini menambahkan, perpustakaan keliling juga hadir di berbagai kegiatan ruang publik dan agenda perangkat daerah. Kegiatan tersebut menjadi sarana mendekatkan literasi kepada masyarakat luas.

“Upaya menjaga literasi ini kami lakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan, perpustakaan keliling, serta keterlibatan di setiap event daerah agar budaya membaca di Kota Palu terus meningkat,” ungkapnya.

Selain itu, untuk mempermudah akses literasi bagi masyarakat Kota Palu, Diskarpus Palu juga telah menghadirkan aplikasi e-perpustakaan Palu Mapande. Aplikasi ini memungkinkan bagi masyarakat Kota Palu untuk mengakses koleksi buku digital dari mana saja dan kapan saja.

Pada tahap awal, perpustakaan digital ini baru menghadirkan sekitar 400 judul koleksi digital dan dipastikan akan terus bertambah. Melalui kehadiran Perpustakaan Digital Palu Mapande ini Pemerintah Kota Palu berharap mampu menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat kota Palu.

Saat ini, Diskarpus Kota Palu telah membuka pendaftaran anggota perpustakaan secara digital bagi masyarakat. Pendaftaran tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi “e-Perpustakaan Palu Mapande” yang dapat diunduh melalui Google Play Store bagi pengguna Android.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....