Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Siap Dukung Penerbangan Internasional

  • 04 Feb 2026 14:42 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Persiapan Bandara Mutiara Sis- al Jufri menuju Bandara Internasional semakin matang dipersiapkan. Kepala Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Prasetyohadi, menyatakan kesiapan pihak bandara dalam mendukung rencana pembukaan penerbangan internasional dari dan menuju Kota Palu. Hal tersebut disampaikannya usai melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Selasa 03 Februari 2026. 

Terkait rencana penerbangan internasional perdana, Prasetyohadi mengungkapkan bahwa secara tentatif maskapai China Southern Airlines telah menyampaikan rencana penerbangan rute Guangzhou – Palu pada 17 April 2026, meski hingga kini masih bersifat lisan dan belum disampaikan secara resmi tertulis.

Ia menambahkan, Bandara Mutiara Sis Al-Jufri tengah mempersiapkan renovasi terminal keberangkatan dan kedatangan internasional secara bertahap, dengan tetap memperhatikan ketentuan penggunaan anggaran negara.

Untuk perencanaan dan pengelola bandara dalam mempersiapkan penerbangan internasional masih dalam proses, dikarenakan dengan kesiapan bandara serta asas penggunaan anggaran negara.

“Kami masih berproses karena itu kaitannya dengan bandara, jadi kami tetap harus mematuhi asas-asas penggunaan anggaran, dan saat ini rencana baru akan kita renovasi terminal keberangkatan dan kedatangan,” ungkapnya

Untuk kesiapan landasan pacu, Prasetyohadi memastikan Panjang landasan pacu Bandara Mutiara Sis-Al Jufri masih memadai dikarenakan pesawat yang digunakan maskapai China Southern adalah pesawat tipe narrow body atau dikenal dengan jenis Air Bus- 320 dan Boeing 737. 

Sementara itu, dari sisi pelayanan penumpang internasional Kepala kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal menegaskan perlunya pengaturan khusus serta persiapan yang matang. 

““Kita bekerja sama dengan Bandara Mutiara Palu yaitu harus ada protap khusus keimigrasian, jalur mana yang harus dilewati, karena tidak sama dengan penumpang lokal, harus diawasi betul,” ujarnya


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....