Meracik Harapan Lewat Kopi bagi Klien Bapas Palu

  • 30 Jan 2026 08:31 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Aula Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palu menjadi ruang pembelajaran keterampilan sekaligus tempat tumbuhnya harapan baru bagi klien pemasyarakatan. Melalui Griya Abhipraya KABELOTA, Bapas Kelas I Palu menggelar pelatihan barista kopi pada Kamis(29/1) sebagai bagian dari pembinaan kemandirian klien.

Sebanyak 10 klien pemasyarakatan mengikuti pelatihan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Palu, Hasrudin, bersama jajaran pejabat struktural.

Dalam arahannya, Hasrudin menyampaikan apresiasi kepada para klien yang menunjukkan keseriusan mengikuti kegiatan pembinaan. Ia menilai pelatihan barista kopi merupakan langkah strategis untuk membekali klien dengan keterampilan yang relevan dan memiliki peluang usaha di tengah perkembangan industri kopi.

“Pelatihan barista ini kami rancang untuk memberikan keterampilan yang dapat langsung dimanfaatkan oleh klien. Harapannya, mereka memiliki kepercayaan diri dan peluang untuk membangun usaha mandiri di bidang perkopian setelah kembali ke masyarakat,” ujar Kepala Bapas Kelas I Palu.

Ia menambahkan, pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan memberikan kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan sikap mandiri dan kesiapan klien dalam menjalani kehidupan sosial dan ekonomi secara lebih baik.

Klien Pemasyarakatan diberikan materi mendalam mengenai filosofi kopi dan standar operasional menjadi seorang barista profesional. Mulai dari pemilihan biji kopi berkualitas, teknik penggilingan (grinding), dan seni menyeduh untuk menghasilkan citra rasa yang seimbang.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan serta aktif menyimak materi yang disampaikan. Mereka aktif mengajukan pertanyaan terkait teknik penyeduhan kopi dan peluang usaha di bidang perkopian.

Pelaksanaan pembinaan melalui Griya Abhipraya KABELOTA Bapas Kelas I Palu ini turut mendapat dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia mengapresiasi konsistensi Bapas Palu dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan klien pemasyarakatan.

"Saya sangat mendukung langkah produktif ini. Harapannya, Griya Abhipraya KABELOTA Bapas Palu semakin konsisten dan berkelanjutan dalam melakukan pembimbingan agar para klien benar-benar siap kembali ke masyarakat dengan kepala tegak dan mandiri secara ekonomi," pungkas Bagus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....