Sport Sains Dorong Prestasi Atlet Pelajar SMANOR Tadulako
- 28 Jan 2026 10:39 WIB
- Palu
RRI.CO.ID,Palu- SMANOR Tadulako Palu menegaskan komitmennya menjadikan sport sains sebagai fondasi utama dalam pembinaan atlet pelajar. Pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dinilai tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak untuk melahirkan prestasi olahraga di era modern.
Kepala SMANOR Tadulako Palu, Muhammad Jufri, mengatakan prestasi olahraga tidak bisa dipisahkan dari perkembangan sains dan teknologi. Menurutnya, olahraga modern menuntut pembinaan yang terukur, berbasis data, dan didukung kajian ilmiah.
“Kalau ingin berprestasi, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan insting. Prestasi dan sport sains itu satu kesatuan,” ujar Jufri.
Penerapan sport sains di SMANOR Tadulako dilakukan sejak tahap awal, mulai dari proses rekrutmen hingga pemetaan potensi atlet. Setiap siswa atlet menjalani evaluasi menyeluruh untuk mengetahui cabang olahraga yang paling sesuai dengan karakter fisik dan kemampuannya.
Jufri mencontohkan kisah seorang atlet pencak silat asal Banggai Laut bernama Indra. Setelah melalui evaluasi sport sains selama tiga hingga enam bulan, Indra dinilai lebih cocok di cabang olahraga terukur, khususnya atletik. Keputusan alih cabang itu terbukti tepat, karena Indra kini berhasil menembus level nasional.
Kasus serupa juga terjadi pada atlet sepak takraw SMANOR Tadulako yang kini bergabung di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Dayung, memperkuat keyakinan bahwa sport sains mampu membaca potensi tersembunyi atlet.
“Pelatih harus berani keluar dari zona nyaman. Dari yang serba manual, sekarang mulai menggunakan alat-alat teknologi seperti pengukuran denyut nadi dan beban latihan,” jelas Jufri.
Para pelatih SMANOR yang telah mengantongi lisensi nasional dan daerah terus didorong untuk meng-update ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga agar tidak tertinggal dari perkembangan zaman.
Ke depan, SMANOR Tadulako menargetkan diri sebagai pusat pembinaan atlet pelajar berbasis sport sains di Sulawesi Tengah. Tidak hanya mengejar prestasi, SMANOR juga menanamkan nilai karakter Profil Pelajar Pancasila kepada para siswa atlet.
“Target kami bukan hanya juara, tapi atlet yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Jufri. ( UKJ )
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....