YRI Sulteng Fokus Pendidikan dan Lingkungan

  • 25 Jan 2026 20:23 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Kepemimpinan baru Youth Ranger Indonesia (YRI) Sulawesi Tengah di bawah koordinator Febi dan Anisa mulai menyiapkan arah program kerja untuk satu tahun ke depan dengan fokus pada pengabdian, pendidikan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut disampaikan dalam wawancara di Program Jaga Malam RRI Pro 2 Palu. Rabu (21/1).

Febi menyampaikan, meskipun hingga saat ini kepengurusan baru belum menggelar rapat kerja secara resmi, sejumlah gagasan program telah mulai dipikirkan sebagai arah gerak organisasi ke depan.

“Untuk satu tahun ke depan kami memang belum rapat kerja, jadi belum bisa menentukan program secara detail,” ujarnya.

Namun demikian, Febi mengungkapkan setidaknya terdapat dua program utama yang ingin diwujudkan dalam kepemimpinan baru YRI Sulawesi Tengah. Program pertama adalah kegiatan pengabdian masyarakat melalui Ranger Sintuvu Season 2 yang akan berfokus pada sektor pendidikan.

“Kami ingin membuat Ranger Sintuvu Season 2 dengan fokus pada pendidikan,” jelasnya.

Menurut Febi, pendidikan menjadi kunci utama kemajuan bangsa, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, YRI ingin mengambil peran aktif dalam mendorong peningkatan kesadaran dan akses pendidikan, terutama bagi generasi muda.

Program kedua yang direncanakan adalah penyediaan wadah pelatihan bagi pengurus YRI Sulawesi Tengah dan para Ranger, agar mereka dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan baru yang bermanfaat. Selain fokus pada pendidikan, kepemimpinan baru YRI Sulawesi Tengah juga menaruh perhatian pada isu lingkungan. Febi menuturkan, pengalamannya menelusuri salah satu kawasan hutan di Kabupaten Sigi membuka kesadaran akan pentingnya menjaga kekayaan alam Sulawesi Tengah.

“Saya sempat menelusuri salah satu hutan di Kabupaten Sigi dan melihat bahwa anak-anak muda perlu belajar soal pentingnya menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kawasan hutan tersebut memiliki potensi alam yang sangat besar, namun hingga kini belum memiliki status perlindungan yang jelas. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan alih fungsi lahan di masa depan. YRI Sulawesi Tengah berencana membawa para Ranger untuk belajar langsung di lapangan, sekaligus menyusun agenda advokasi dengan menghadap pemerintah agar kawasan tersebut dapat dilindungi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....