Sampah Terbawa Ombak, Rusak Alat Tangkap Nelayan Teluk Palu

  • 23 Jan 2026 16:44 WIB
  •  Palu

RRI.CO,ID, Palu - Sejumlah nelayan di Uwe Salura, Kelurahan Tondo, Kota Palu mengeluhkan banyaknya sampah yang terbawa ombak dan merusak jaring penangkap ikan. Sampah plastik yang tersangkut di jaring menyebabkan nelayan mengalami kerugian karena alat tangkap yang dipasang untuk menangkap ikan justru dipenuhi sampah.

Ketua Kelompok Nelayan Saung Lara Uwe Salura Mustika Sari mengatkan, volume sampah yang tersangkut dalam jaring sangat banyak, sehingga menyulitkan nelayan untuk membersihkannya secara mandiri. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas melaut, tetapi juga berdampak pada menurunnya hasil tangkapan ikan.

"Nelayan sama sekali kurang tangkapan karena perahunya tidak dapat berlayar akibat terhalang sampah di bibir pantai," ucap Mustika saat dihubungi via telepon pada Jumat, 23 Januari 2026.

Baca Juga: Gotong Royong Warga Bersihkan Sampah Pesisir Pantai Dupa

Ia menambahkan, ombak besar telah berlangsung selama beberapa hari, namun ombak pada Kamis, 22 Januari 2026 menjadi yang tertinggi. Dampaknya, selain banyaknya sampah yang terbawa ombak, tambatan perahu juga terpaksa digeser lebih dalam agar perahu tidak rusak.

"Tambatan perahu nelayan digeser lebih dalam lagi karena apabila terkena hantaman ombak, dapat menyebabkan kebocoran hingga kerusakan kapal," tuturnya.

Nelayan berharap persoalan ini segera mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Palu. Hal ini mengingat keterbatasan kemampuan nelayan dalam menangani tumpukan sampah laut yang terus berdatangan.

"Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan sampah ini, karena beberapa alat tangkap nelayan juga sudah rusak karena sampah yang terbawa ombak," kata Mustika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....