Festival Ekonomi Kreatif Perempuan Angkat Kuliner Khas Taweli

  • 29 Nov 2025 17:08 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu : Wali Kota Palu yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Ridwan Mustapa, membuka Festival Zona Ekonomi Kreatif Perempuan Taweli bertema “Maro-roa” di Tepi Laut Baiya, Kecamatan Taweli, Sabtu (28/11/2025). Kegiatan ini merupakan gagasan Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, dan pelaksanaannya dipercayakan kepada Dinas Pariwisata Kota Palu.

Festival tersebut dihadiri OPD terkait, unsur kecamatan dan kelurahan, pelaku UMKM perempuan, komunitas kreatif, serta tokoh masyarakat. Penyelenggara menilai kegiatan ini penting sebagai ruang penguatan identitas kuliner lokal dan peningkatan kapasitas perempuan pelaku ekonomi kreatif.

Mutmainah Korona menyampaikan bahwa festival ini lahir dari kecintaan masyarakat terhadap kekayaan kuliner Taweli yang perlu terus dijaga. Ia menegaskan bahwa burasa merupakan ikon kuliner Taweli yang memiliki keunikan tersendiri.

“Burasa Taweli ini berbeda. Bentuknya kecil, tebal, dan balutan daunnya membuat rasanya khas,” ungkapnya.

Baca Juga: Palu Raih Dua Penghargaan Nasional 2025 Bidang Kesehatan

Ia berharap pelaksanaan festival dapat membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif yang digerakkan oleh perempuan. Antusiasme masyarakat disebutnya sebagai modal sosial yang penting untuk menjaga keberlanjutan warisan kuliner lokal.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Palu, Ridwan Mustapa, menegaskan dukungan pemerintah terhadap kegiatan yang memperkuat pelaku ekonomi kreatif di daerah. Ridwan menyebut bahwa subsektor kuliner merupakan bagian penting dalam pengembangan pariwisata Kota Palu.

“Pemerintah Kota Palu sangat mendukung kegiatan seperti ini, terutama bagi pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya.

Ridwan juga menekankan kuatnya identitas kuliner Taweli yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Ia mengingatkan perlunya pengembangan kemasan produk agar dapat dipromosikan ke tingkat yang lebih tinggi.

“Ke depan, akan lebih baik jika kemasannya dibicarakan lebih serius agar bisa dipromosikan lebih luas,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkot Palu Perkuat Kolaborasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Ridwan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang konsisten menghadirkan tema berbeda setiap tahun. Ia bahkan membuka peluang untuk mengusulkan festival ini masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN).

“Jika memungkinkan, kegiatan ini bisa kita usulkan dalam Kharisma Event Nusantara. Kami akan sampaikan persyaratan yang dibutuhkan,” ucapnya.

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gimba oleh Kadis Pariwisata Kota Palu bersama Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, serta unsur kecamatan dan kelurahan. Pemukulan gimba tersebut menjadi simbol dimulainya Festival Zona Ekonomi Kreatif Perempuan Taweli Tahun 2025.

Festival “Maro-roa” menampilkan pameran produk UMKM perempuan, workshop peningkatan kapasitas, talkshow pemberdayaan perempuan, serta pertunjukan seni dan budaya lokal. Melalui festival ini, potensi ekonomi kreatif perempuan di Taweli diharapkan terus berkembang dan memperkuat identitas kuliner lokal sebagai bagian dari penguatan sektor ekonomi kreatif di Kota Palu. (Sidik)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....