Pemkab Donggala dan Bank Sulteng Perkuat Layanan Digital
- 04 Sep 2025 08:27 WIB
- Palu
KBRN, Donggala: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala bersama PT Bank Sulteng menandatangani perjanjian kerja sama penggunaan aplikasi SIPD RI dalam pencairan SP2D secara online serta layanan pembayaran pajak dan retribusi daerah berbasis digital. Acara ini berlangsung di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Selasa (2/9/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, Sekretaris Daerah Donggala Rustam Efendi, Kepala Cabang Bank Sulteng Donggala Agustina Pidal, para asisten, kepala dinas, camat, serta pejabat di lingkungan Pemkab Donggala.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses pencairan anggaran secara lebih efektif, efisien, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan administrasi maupun penyalahgunaan keuangan daerah.
“Hal ini sejalan dengan komitmen kita dalam mewujudkan good governance serta pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah sudah berjalan cukup baik. Pada semester pertama 2025, realisasi PAD dari sektor pajak dan retribusi mencapai Rp70,62 miliar. Dari jumlah tersebut, transaksi non-tunai tercatat sebesar Rp53,4 miliar atau 75,62 persen.
“Ini menjadi gambaran bahwa ke depan transaksi non-tunai berbasis online harus terus ditingkatkan. Mulai dari penguatan sarana teknologi informasi, sosialisasi kepada masyarakat, hingga optimalisasi layanan non-tunai seperti mobile banking, QRIS, ATM, dan lainnya,” jelas Vera.
Bupati berharap melalui kerja sama ini seluruh OPD memahami tata cara penggunaan aplikasi SIPD RI, sehingga tercapai sinkronisasi data keuangan secara real time, terwujud pembayaran pajak yang terintegrasi, serta terbentuk budaya kerja yang transparan, tertib, dan akuntabel.
“Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam pengelolaan belanja dan pendapatan daerah semakin meningkat,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Sulteng, Ramiyati, menilai kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien, dan akuntabel.
“Kami percaya kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pelaksanaan APBD, tetapi juga memberi dampak positif terhadap percepatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Bank Sulteng, lanjutnya, berkomitmen menyediakan dukungan teknis, infrastruktur, serta layanan terbaik agar sistem ini berjalan optimal dan memberi manfaat jangka panjang.
“Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar bagi kemajuan tata kelola keuangan daerah di Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Donggala,” harapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....