Basarnas Palu Kerahkan 114 Personel Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran

  • 14 Mar 2026 15:38 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan SAR Nasional (Basarnas) Palu menyatakan kesiapannya dalam mengawal arus mudik 2026. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muhammad Rizal, seusai memimpin Apel Pembukaan Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026, Jumat 13 Maret 2026 di Halaman Kantor Basarnas Palu.

Rizal menyebutkan dalam operasi tersebut, pihaknya melibatkan unsur potensi SAR seperti SAKA SAR dan Tim Keselamatan PT AKM Palu untuk melalukan pengawasan arus mudik secara mobile. Basarnas Palu juga menjalin koordinasi intensif dengan stakeholder terkait seperti TNI, Polri, BMKG dan AirNav dalam memastikan keselamatan selama masa mudik lebaran.

"Hampir seluruh stakeholder yang terkait dengan Perhubungan terlibat dalam pemantauan arus mudik ini," ucap Rizal.

Sebanyak 114 personel yang tersebar di KPP Palu, Pos SAR, serta Unit Siaga SAR di wilayah kerja akan dikerahkan dalam operasi ini. KPP Palu juga telah membentuk satu tim di Ampana saat ini untuk memonitor pelayaran dari Gorontalo dan tujuan Togean.

Para personel selanjutnya akan disebar ke berbagai titik strategis di Sulawesi Tengah, baik bergabung dengan posko terpadu maupun posko bentukan Polda Sulawesi Tengah.

"Kita bergabung dengan beberapa posko terpadu baik di Bandar Udara Sis Al Jufri, Pelabuhan Pantoloan, Donggala, dan posko yang dibentuk oleh tim dari Polda Sulawesi Tengah di Lapangan Vatulemo," tuturnya.

Rizal melanjutkan, Basarnas Palu juga memberi perhatian khusus terhadap jalur rawan, salah satunya Jalur Trans Sulawesi, khususnya kawasan Kebun Kopi. Pelabuhan Rakyat Luwuk juga menjadi atensi serius Basarnas Palu, sehingga dibentuk tim khusus untuk mengawal arus mudik di area ini.

"Pelabuhan Rakyat menjadi salah satu perhatian kami karena sering terjadi kecelakaan laut di area tersebut," kata Rizal.

Basarnas Palu menargetkan Zero Accident atau nol kecelakaan dalam Arus Mudik Lebaran 2026. Untuk itu Rizal meminta para personel untuk selalu siaga dan merespons cepat setiap potensi kedaruratan yang muncul di lapangan.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap mengedepankan keselamatan saat berkendara serta segera menghubungi nomor darurat atau menyimpan nomor penting instansi terkait jika menghadapi situasi darurat selama di perjalanan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengedepankan keselamatan dan saling mengingatkan akan sesama. Dan paling penting adalah menyimpan nomor emergensi seperti nomor Basarnas, TNI, Polri, Pemadam, sehingga apabila dibutuhkan bisa langsung dihubungi," ujarnya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....