Kawal Arus Mudik, Tim Angkutan Lebaran Banggai Laut Sidak Kapal
- 12 Mar 2026 14:26 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Banggai Laut – Tim Angkutan Lebaran Kabupaten Banggai Laut melaksanakan kegiatan ramp check atau pemeriksaan menyeluruh terhadap alat keselamatan kapal di Pelabuhan Rakyat selama dua hari, 11-12 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya awal untuk memastikan kesiapan armada kapal dalam melayani masyarakat sebelum memasuki periode puncak lonjakan penumpang menjelang Idulfitri.
Pemeriksaan yang melibatkan personel gabungan dari Basarnas Unit Siaga SAR Banggai Laut, Dinas Perhubungan, hingga Syahbandar ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kecelakaan transportasi laut. Tim melakukan inspeksi mendalam terhadap kondisi fisik kapal serta ketersediaan perangkat darurat guna menjamin standar keselamatan pelayaran tetap terpenuhi.
Dalam inspeksi tersebut petugas masih menemukan banyak kapal yang belum dilengkapi alat keselamatan standar seperti life jacket, ring buoy, hingga Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Menyikapi temuan itu, tim langsung memberikan imbauan kepada para pemilik kapal agar segera melengkapi fasilitas perlindungan demi menjamin keselamatan penumpang dan awak kapal.
Koordinator Unit Siaga SAR Banggai Laut, Erdiansyah, dalam keterangannya menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Tim Pengawasan Angkutan Lebaran di wilayah tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa pengecekan awal sangat penting dilakukan sebelum kepadatan arus mudik mulai terjadi di pelabuhan rakyat.
“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rapat kami sebelumnya terkait pembentukan tim pengawasan Angkutan Lebaran. Sebelum memasuki hari-hari dengan jumlah penumpang yang padat, kami bersama tim melakukan pengecekan awal terhadap alat keselamatan kapal-kapal yang ada di Pelabuhan Banggai Laut,” ujar Erdiansyah.
Selain imbauan, tim pengawas juga telah menyiapkan sanksi administratif bagi pemilik kapal yang membandel atau mengabaikan teguran petugas di lapangan. Langkah tegas ini diambil agar seluruh operator transportasi laut memprioritaskan nyawa penumpang di atas kepentingan operasional semata.
“Apabila setelah disampaikan masih ada kapal yang belum melengkapi alat keselamatan, maka tim akan mengambil langkah tegas dengan menyesuaikan jumlah penumpang yang diangkut sesuai dengan jumlah alat keselamatan yang tersedia,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran para pemilik kapal terhadap pentingnya standar keselamatan pelayaran di Banggai Laut dapat meningkat secara signifikan. Dengan kesiapan alat keselamatan yang memadai, masyarakat diharapkan dapat menyeberang antar-pulau dengan rasa aman dan nyaman selama masa libur Lebaran.