Tanggapan Pendengar Soal Makan Bergizi Gratis Ramadan
- 26 Feb 2026 07:31 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat Ramadan menjadi topik hangat dalam dialog interaktif “KOPI Anda” di Pro 1 RRI Palu Kamis (26/02/2026). Sejumlah pendengar menyampaikan pandangan beragam terkait pelaksanaan layanan tersebut, khususnya menyangkut efektivitas, sasaran penerima, hingga mekanisme distribusi selama bulan puasa.
Sebagian pendengar menilai program MBG tetap memiliki dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal, terutama jika bahan pangan yang digunakan berasal dari petani dan pelaku usaha di Sulawesi Tengah. Mereka berharap kebijakan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga mampu memberdayakan pelaku UMKM dan produsen pangan lokal agar manfaatnya semakin luas.
Namun, ada pula yang mempertanyakan teknis pembagian makanan saat Ramadan. Beberapa penelepon mengusulkan agar distribusi makanan disesuaikan dengan waktu berbuka puasa atau diganti dalam bentuk bahan mentah yang bisa dibawa pulang. Hal ini dinilai lebih relevan, terutama bagi siswa Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Salah seorang pendengar, Safrudin dari jalan Lagarutu , menyampaikan, “Program MBG sangat bagus untuk menggerakkan ekonomi dan membantu anak-anak mendapatkan asupan gizi. Tapi saat Ramadan, sebaiknya teknisnya disesuaikan agar tidak mubazir.”
Sementara itu, Nicolas dari Tentena ,Kabupaten Poso menambahkan, “Perlu solusi yang adil. Bagi yang non-Muslim mungkin tetap bisa menerima seperti biasa, sedangkan yang Muslim bisa diatur waktunya atau dibawa pulang untuk berbuka.”
Secara umum, rangkuman pendapat pendengar dalam program KOPI Anda menunjukkan dukungan terhadap tujuan program MBG, namun dengan catatan perlunya penyesuaian kebijakan selama Ramadan. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat mengevaluasi pelaksanaan di lapangan agar pelayanan tetap tepat sasaran, menghormati keberagaman, serta memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat. (MDP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....