Bahagiakan Anak Yatim Dan Duafa Lewat THR

  • 18 Mar 2025 15:15 WIB
  •  Palu

KBRN - Palu: Yayasan Rumah Dua Jari akan menggelar kegiatan bernama THR akronim dari ”Terima Hagala Ramadan”. Terima Hagala Ramadan mengandung makna mendalam yang mengakar pada tradisi dan kearifan lokal masyarakat Kota Palu. Kata hagala sendiri merupakan istilah yang mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian, merujuk pada sedekah atau pemberian yang diberikan kepada orang lain, khususnya dibulan suci Ramadan atau saat hari raya.

Ketua Panitia THR, Alie Ghandi Goma, S.Sos mengatakan pemilihan nama Terima Hagala Ramadan bukan sekadar simbol, tetapi representasi nilai - nilai Islam dan kemanusiaan yang menjadi inti kegiatan ini. Nama ini mengajak agar kembali pada esensi Ramadan sebagai bulan penuh berkah, dengan menghadirkan tradisi hagala dalam bentuk nyata—memberikan kebahagiaan kepada anak yatim dan duafa melalui kebersamaan, keceriaan belanja, dan buka puasa.

"Kegiatan THR akan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 21 Maret s.d 23 Maret 2025, peeserta akan dibagi menjadi tiga kloter, masing-masing kloter terdiri dari 50 anak," kata Alie.

Untuk satu kloter dijadwalkan mengikuti kegiatan disalah satu harinya. Tujuan Kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran sosial, memberikan pelayanan maksimal dan rasa bahagia kepada para penerima manfaat, melibatkan masyarakat dalam aksi sosial dan memperat tali silaturahmi

Sebanyak 150 anak se-Kota Palu menjadi penerima manfaat kegiatan THR kali ini. Yang mana 120 anak diantaranya berasal dari anak Yatim/Piatu Duafa yang tersebar dari 8 kecamatan di Kota Palu dan 30 anak sisanya berasal dari Adik Sehat, Adik Pintar dan Santri Pondok Qur’an Yayasan Rumah Dua Jari. 120 anak dari 8 Kecamatan di Kota Palu ini dipilih dengan cermat berdasarkan kriteria

yang telah ditentukan, yaitu mereka yang berstatus yatim/piatu sekaligus berasal dari keluarga duafa, berusia antara 6 hingga 12 tahun, serta beragama Islam.

Sedangkan 30 anak dari Adik Sehat, Adik Pintar dan Santri Pondok Qur’an adalah sebagai penerima manfaat tetap Rumah Dua Jari yang akan senantiasa dilibatkan dalam program kebaikan Rumah Dua Jari. Alie mengakui kesulitan yang paling sering ditemukan ketika verifikasi di lapangan, harus benar - benar tepat sasaran dan layak menerima hagala. (MUJ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....