Motor Listrik Jadi Pilihan Hemat Ramah Lingkungan Modern
- 24 Sep 2025 20:17 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Tren kendaraan listrik, khususnya motor listrik, semakin populer di Indonesia. Pemerintah gencar mendorong penggunaan motor listrik dengan berbagai insentif, mulai dari subsidi pembelian hingga pembebasan pajak. Pertanyaannya, apakah motor listrik benar-benar lebih hemat sekaligus ramah lingkungan dibanding motor konvensional berbahan bakar bensin?
Dari sisi biaya operasional, motor listrik dinilai jauh lebih murah. Pengisian daya baterai hanya membutuhkan biaya sekitar Rp2.500–Rp3.000 untuk menempuh jarak 40–50 kilometer, sedangkan motor bensin bisa menghabiskan bahan bakar Rp10.000–Rp15.000 untuk jarak yang sama. Hal ini menjadikan motor listrik sebagai pilihan menarik bagi masyarakat perkotaan yang mobilitasnya tinggi.
Seorang pengguna motor listrik di Palu, Dadang, menuturkan pengalamannya setelah enam bulan beralih ke kendaraan ramah lingkungan tersebut. “Kalau dihitung-hitung, biaya bensin yang biasanya habis Rp400 ribu per bulan sekarang hanya sekitar Rp50 ribu untuk listrik. Jelas lebih hemat. Tapi memang kadang repot kalau jarak tempuh jauh karena harus isi daya lebih lama,” ujarnya saat wawancara bersama RRI
Dari sisi lingkungan, motor listrik terbukti tidak menghasilkan emisi langsung saat digunakan. Hal ini membantu mengurangi polusi udara yang menjadi masalah serius di kota besar. Namun, tantangan lain tetap ada, yakni sumber energi listrik yang masih dominan berasal dari pembangkit berbahan bakar fosil. Sehingga, dampak ramah lingkungan baru terasa maksimal jika energi terbarukan semakin ditingkatkan.
Dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, motor listrik tetap menjadi opsi transportasi masa depan. Hemat biaya, minim polusi, sekaligus mendukung gerakan global menuju energi bersih, membuat motor listrik perlahan tapi pasti akan semakin diterima masyarakat luas (AL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....