Karate Open Tournament Usia Dini Jaring Atlet Potensial

  • 14 Des 2025 12:57 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Karate Open Tournament yang digelar oleh Federasi Olahraga Karate Do Indonesia (FORKI) Kota Palu mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kejuaraan terbuka ini digelar selama tiga hari, 12 – 14 Desember 2025 di Gedung Bumi Kaktus, dan diikuti oleh 485 atlet dari Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Muh Sadli Lesnusa mengungkapkan, gerak cepat kepengurusan baru FORKI Kota Palu dinilai penting dalam menjaring atlet potensial sekaligus memperkuat pembinaan sejak usia dini. Ia pun menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi dalam pengembangan cabor karate di daerah ini, dan berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet berprestasi dengan karakter dan mental juara.

“Kita berharap mereka tidak hanya dibina secara fisik, namun juga mental juara dan mental bertanding, agar lahir atlet-atlet yang siap bersaing di papan atas, baik nasional maupun internasional,” ujar Sadli saat ditemui seusai pembukaan Karate Open Tournament, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga : FORKI Palu Didorong Perkuat Pembinaan Atlet

Ditambahkan, Sulawesi Tengah sebelumnya telah sukses mengirimkan atlet di tingkat nasional serta internasional, dan mengharumkan nama daerah ini. Untuk itu, Sadli menekankan pentingnya regenerasi atlet sejak usia dini, mengingat setiap atlet memiliki batas usia dalam mencapai performa terbaik.

“Kita berharap bahwa dari hasil kegiatan ini kita melakukan regenerasi terhadap atlet-atlet kita yang berprestasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, karate menjadi salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026 mendatang. Karena itu, ia mendorong agar langkah pembinaan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan sejak dini, guna memastikan kesiapan atlet sekaligus menyukseskan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah ajang olahraga tersebut.

“Penting untuk mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan, sekaligus belajar dari pengalaman yang sudah ada,” tuturnya mengakhiri. (MJH)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....