KPU Kota Palu Evaluasi Rendahnya Partisipasi Pemilih
- 28 Des 2024 18:08 WIB
- Palu
KBRN , Palu: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu melakukan evaluasi terkait dengan rendahnya partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Tingkat partisipasi masyarakat atau pemilih menurun bila dibanding Pemilih Presiden dan Legislatif pada Februari 2024 lalu.
KPU Kota Palu mencatat total pemilih saat Pilkada hanya mencapai 63 persen. Sementara, pada Pemilu sebesar 80 persen dari 200 ribu lebih Daftar Pemilih Tetap.
Ketua KPU Kota Palu, Idrus, menjelaskan rendahnya partisipasi ini disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap proses politik hingga minimnya pemahaman mengenai pentingnya hak pilih.
“Ada stigma bahwa suara mereka tidak berdampak, sehingga banyak yang merasa enggan atau apatis terhadap Pilkada,” ujarnya, dalam Wawancara Kopi Anda di Pro 1 RRI Palu.
Selain itu, ia juga menyoroti pengaruh sosial media dan perkembangan teknologi. Hal ini, menurutnya, seringkali lebih banyak memuat narasi negatif dibanding edukasi politik yang konstruktif.
“Kampanye hitam di media sosial bisa memengaruhi persepsi pemilih, sehingga sebagian besar merasa enggan untuk terlibat,” katanya.
Karena itu, Idrus menekankan, perlunya edukasi politik sejak dini serta pendekatan yang lebih inklusif untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kami terus berupaya meningkatkan partisipasi, salah satunya dengan menggandeng tokoh masyarakat dan pemuda untuk mengedukasi pentingnya Pilkada sebagai sarana perubahan,” ucapnya.
Fenomena ini menjadi tantangan besar yang harus diatasi bersama, baik oleh penyelenggara pemilu, pemerintah, maupun masyarakat. Hal ini untuk memastikan demokrasi berjalan dengan lebih baik dan inklusif. (UKJ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....