Mengenal Sinusitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi
- 03 Jun 2025 19:16 WIB
- Palu
KBRN, Palu:Sinusitis adalah kondisi ketika terjadi peradangan atau pembengkakan pada lapisan yang melapisi rongga sinus, yaitu ruang-ruang kecil berisi udara yang berada di dalam tulang wajah.
Masalah ini dapat mengganggu aliran normal lendir yang seharusnya keluar melalui saluran hidung. Ketika sinus terisi cairan dan tersumbat, kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang memungkinkan bakteri berkembang dan memicu infeksi.
Ketika infeksi terjadi, rongga sinus akan dipenuhi lendir, dan lapisan di dalamnya mengalami pembengkakan, sehingga menambah tingkat penyumbatan. Penyebab umum dari sinusitis adalah infeksi virus dan bakteri. Bila pemicunya adalah virus, maka sinusitis bisa menular dari satu orang ke orang lain di lansir dari Halodoc.
Sinusitis dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan lamanya gejala:
Sinusitis Akut Berlangsung kurang dari 4 minggu. Biasanya disebabkan oleh infeksi virus, seperti flu atau pilek.
Sinusitis SubakutBertahan antara 4–12 minggu. Bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau alergi.
Sinusitis KronisBerlangsung lebih dari 12 minggu atau terus berulang. Sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri atau masalah struktural pada hidung.
Sinusitis Rekuren Terjadi beberapa kali dalam setahun.
Sinusitis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
Infeksi virus, bakteri, atau jamur
Alergi (seperti alergi debu, serbuk sari, atau bulu hewan)
Polip hidung (pertumbuhan jaringan lunak di dalam rongga hidung)
Deviasi septum (dinding pemisah rongga hidung yang bengkok)
Paparan polusi atau asap rokok
Gejala yang muncul tergantung pada jenis sinusitis, namun secara umum, penderita akan mengalami:
Hidung tersumbat atau berair
Nyeri dan tekanan pada wajah (terutama di sekitar mata, pipi, dan dahi)
Sakit kepala
Penurunan indera penciuman
Batuk, terutama di malam hari
Bau mulut
Demam (pada kasus infeksi)
Untuk mendiagnosis sinusitis, dokter biasanya akan memeriksa gejala dan melakukan pemeriksaan fisik. Kadang diperlukan tes tambahan seperti CT scan atau endoskopi hidung.
Pengobatan tergantung pada penyebabnya:
Infeksi virus: Cukup dengan istirahat, banyak minum air, dan obat pereda gejala seperti dekongestan.
Infeksi bakteri: Mungkin diperlukan antibiotik.
Alergi: Antihistamin atau imunoterapi.
Sinusitis kronis atau berat: Bisa memerlukan tindakan medis lebih lanjut seperti operasi (misalnya FESS – Functional Endoscopic Sinus Surgery).
Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
Menjaga kebersihan tangan
Menghindari pemicu alergi
Menggunakan pelembap udara saat udara kering
Menghindari asap rokok dan polusi
Menjaga sistem imun tubuh tetap sehat
Sinusitis adalah kondisi umum yang bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Meski umumnya tidak berbahaya, sinusitis yang tidak ditangani dengan baik dapat menjadi kronis dan menyebabkan komplikasi. Penting untuk mengenali gejalanya sejak dini dan berkonsultasi ke dokter untuk penanganan yang tepat. (AL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....