Mengenal Perbedaan Air PDAM dan Sumur Bor

  • 18 Nov 2024 19:35 WIB
  •  Palu

KBRN,Palu: Ada dua sumber air yang umum digunakan dalam rumah tangga, yakni air sumur bor dan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM). Keduanya memiliki perbedaan yang bisa menjadi pertimbangan dalam memilih sumber mata air.

Melansir Medcom, air sumur berasal dari pengeboran sumur dalam tanah yang digali hingga mencapai lapisan dalam akuifer. Ini merupakan lapisan batuan atau material pori yang mampu menyimpan dan mengalirkan air.

Proses pengeboran sumur dilakukan dengan peralatan khusus yang melibatkan pengeboran vertikal ke dalam tanah. Air sumur memiliki karakteristik alami sesuai dengan komposisi kimia dan mineral yang terdapat di lapisan air tanah tersebut.

Karena berada dari dalam tanah, maka ketersediaan air sumur ini bisa dalam jangka waktu yang panjang. Kualitas airnya juga baik, tapi tergantung dari kedalaman sumur dan lebih hemat biaya.

Sementara, air PDAM disediakan oleh pemerintah melalui jaringan pipa yang terpusat. Air ini berasal dari beberapa sumber, seperti sungai, danau, atau waduk, yang kemudian diolah dan disalurkan ke rumah-rumah.

Proses pengolahan air PDAM dilakukan di instalasi pengolahan air yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Beberapa fasilitas itu seperti filtrasi, pengendapan, oksidasi, dan desinfeksi.

Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kontaminan, patogen, dan bahan-bahan berbahaya dalam air. Setelah melalui proses pengolahan yang ketat, air PDAM didistribusikan melalui jaringan pipa yang terhubung ke setiap rumah di suatu daerah.

Kelebihan air PDAM diantaranya, bersih, dapat digunakan untuk mencuci, dan layak konsumsi. Air PDAM juga sering dalam kondisi jernih, karena memasok dari luar wilayah yang mempunyai sumber mata air lebih baik.

Di musim kemarau, para pengguna PDAM biasanya tidak akan merasa risau. Hal ini karena perusahaan akan berupaya mencukupi kebutuhan air para pelanggan PDAM. (WRN)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....