Asal Usul Istilah Kumpul Kebo di Indonesia
- 15 Okt 2024 09:53 WIB
- Palu
KBRN, Palu : Ternyata, frasa kumpul kebo memiliki sejarah yang berkaitan dengan bahasa Belanda sejak zaman penjajahan di Indonesia. Istilah kumpul kebo di Indonesia merujuk pada situasi di mana sepasang laki-laki dan perempuan hidup bersama tanpa ikatan pernikahan.
Melansir jabarupdate, frasa ini sering kali digunakan dalam konteks negatif karena bertentangan dengan norma yang berlaku di Indonesia. Secara harfiah, istilah kumpul kebo diterjemahkan sebagai hidup bersama seperti kerbau.
Kata kebo atau kerbau) digunakan untuk menggambarkan perilaku yang dianggap tidak beradab atau tidak sesuai dengan etika manusia. Kerbau sebagai hewan ternak dipandang hidup bebas tanpa aturan formal dalam relasi antara jantan dan betina.
Karena itu, perbandingan ini menyiratkan bila hidup bersama tanpa pernikahan dianggap tidak sesuai dengan norma dalam masyarakat. Penggunaan istilah sebagai bentuk kecaman terhadap perilaku yang dianggap menyimpang dari nilai-nilai moral dan agama.
Di Indonesia, pernikahan memiliki kedudukan yang sangat penting, baik dalam hukum negara maupun dalam ajaran agama. Sehingga, hubungan di luar pernikahan sering dianggap tabu atau tidak sah.
Meski istilah kumpul kebo sudah lama dikenal, namun, tidak banyak yang tahu bila frasa ini sebenarnya memiliki akar dari bahasa Belanda. Seiring berjalannya waktu, istilah ini mengalami perubahan makna dan bentuk hingga menjadi bagian dari bahasa Indonesia. (WRN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....