Tempe Semakin Dilirik Pasar Amerika

  • 19 Sep 2026 13:33 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Tempe, produk kedelai fermentasi tradisional Indonesia, mulai mendapat perhatian di pasar makanan dan minuman Amerika Serikat.
  • Tempe menjadi salah satu produk Indonesia yang dipilih untuk ditampilkan dalam pameran Summer Fancy Food Show 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat.
  • Pameran Summer Fancy Food Show 2026 diikuti oleh 2.529 peserta dari 57 negara dengan kehadiran sekitar 14 ribu pelaku bisnis internasional.

RRI.CO.ID, Palu - Tempe yang selama ini akrab dengan meja makan masyarakat Indonesia ternyata memiliki peluang lebih luas. Produk berbahan kedelai fermentasi tersebut mulai mendapat perhatian dalam pasar makanan dan minuman di Amerika Serikat.

Mengutip Kementerian Perdagangan, tempe menjadi salah satu produk Indonesia yang mendapat perhatian dalam Summer Fancy Food Show 2026 di Amerika Serikat. Pameran tersebut diikuti sekitar 2.529 peserta dari 57 negara dan dihadiri sekitar 14 ribu pelaku bisnis.

Kehadiran tempe dalam ajang tersebut menunjukkan, makanan yang selama ini dianggap sederhana memiliki peluang untuk masuk ke pasar internasional. Bentuk dan kemasan produk tentu perlu disesuaikan dengan kebutuhan konsumen global.

Amerika Serikat sendiri merupakan salah satu pasar ekspor pangan penting bagi Indonesia. Kemendag mencatat, nilai ekspor produk pangan Indonesia ke Amerika Serikat mencapai 5,97 miliar dolar AS pada 2025.

Angka tersebut memperlihatkan besarnya peluang pasar makanan Indonesia di luar negeri. Produk pangan lokal tidak hanya berpotensi dijual kepada masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri, tetapi juga kepada konsumen internasional.

Tempe memiliki keunggulan karena sudah dikenal sebagai makanan fermentasi. Karakter tersebut dapat menjadi bagian dari cerita produk ketika diperkenalkan kepada konsumen yang belum familiar dengan makanan Indonesia.

Namun, masuk pasar global tentu tidak hanya soal rasa. Kualitas, keamanan pangan, kemasan, sertifikasi, kemampuan produksi, serta konsistensi produk menjadi bagian penting dalam persaingan.

Perjalanan tempe ke pasar internasional juga menunjukkan, makanan sederhana dapat memiliki cerita ekonomi yang besar. Dari dapur rumah, produk pangan lokal bisa berkembang menjadi komoditas yang memiliki nilai jual di pasar global. (gie')

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....