Cara Membuat Yogurt dengan Tangkai Cabai yang Viral di Media Sosial
- 23 Jun 2026 20:37 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu -Metode pembuatan yogurt menggunakan tangkai cabai belakangan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Berbagai video yang menampilkan proses fermentasi tersebut ramai dibagikan oleh warganet karena dianggap unik dan memanfaatkan bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah.
Tren ini mencuri perhatian setelah sebuah video pendek yang diunggah melalui kanal YouTube Mikha Cooking pada Juni 2026 memperlihatkan cara membuat yogurt dengan memanfaatkan tangkai cabai sebagai bahan fermentasi alami.
Fenomena pembuatan yogurt menggunakan tangkai cabai ternyata memiliki dasar ilmiah. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bagian kelopak atau tangkai cabai (Capsicum spp.) dapat menjadi habitat bagi berbagai bakteri asam laktat yang berperan dalam proses fermentasi.
Menurut Olatide dkk. (2019), tangkai cabai diketahui dapat mengandung mikroorganisme alami, termasuk kelompok Lactobacillus yang umum digunakan dalam proses pembuatan yogurt. Bakteri tersebut berfungsi sebagai kultur awal atau starter yang membantu proses fermentasi susu.
Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa senyawa capsaicin yang terkandung pada cabai diduga dapat mendukung aktivitas metabolisme bakteri asam laktat selama proses fermentasi berlangsung. Dengan demikian, bagian tangkai atau kelopak cabai yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah pengolahan pangan berpotensi dimanfaatkan menjadi bahan bernilai tambah.
Pemanfaatan tangkai cabai dalam pembuatan yogurt dinilai dapat mengubah limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, cara tersebut juga membuka peluang memperoleh kultur starter alami yang mudah diakses untuk pembuatan yogurt secara sederhana.
Meski demikian, metode ini berbeda dengan pembuatan yogurt menggunakan kultur bakteri komersial yang telah terstandarisasi. Fermentasi dengan memanfaatkan tangkai cabai memiliki hasil yang dapat bervariasi dan memerlukan perhatian terhadap kebersihan bahan serta wadah yang digunakan. Masyarakat diimbau untuk memastikan seluruh proses dilakukan secara higienis. Apabila hasil fermentasi menunjukkan tanda-tanda seperti bau yang tidak normal, perubahan warna yang tidak wajar, atau munculnya jamur, produk tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi.
Tren pembuatan yogurt menggunakan tangkai cabai menjadi salah satu contoh bagaimana media sosial dapat memunculkan berbagai inovasi sederhana di bidang pangan. Namun, aspek keamanan dan sanitasi tetap menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mencoba metode tersebut di rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....