Rahasia Dapur Dinara Donuts Palu: Adonan Itu Sensitif dan Harus Dirawat Bak Bayi!

  • 19 Mei 2026 09:32 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pernahkah Anda mendengar bahwa sebuah masakan bisa gagal hanya karena suasana hati (mood) pembuatnya sedang berantakan? Bagi sebagian orang mungkin terdengar mitos, tetapi di dapur produksi Dinara Donuts Palu, menjaga mood positif adalah hukum yang wajib dipatuhi.

Sinta Rezki, sang pemilik, mengungkapkan ada ritual emosional unik yang selalu diterapkan oleh tim produksinya sebelum mulai bekerja sejak pukul 04.00 pagi. Baginya, donat bukan sekadar makanan, melainkan makhluk sensitif yang bisa ikut "ngambek" jika diproses dengan emosi negatif.

"Sebelum buat donat itu kita berdoa dulu biar dilancarkan pekerjaannya, donatnya hasilnya cantik-cantik," ungkap Sinta.

Menurutnya, afirmasi positif sangat memengaruhi hasil akhir dari tekstur dan penampilan donat yang ia jual. Ibaratnya proses fermentasi dan pengembangan ragi donat memerlukan perhatian yang sangat lembut dan penuh kasih sayang dari para pembuatnya.

"Donat ini kan seperti bayi, harus dirawat. Jadi dia sangat sensitif, ketika kita buatnya, hati itu kalau tidak lagi bad mood atau apa, pasti gagallah donatnya. Jadi hati kita itu harus selalu tentang happy aja dulu. Kita buat dengan penuh cinta,"ujarnya.

Siasat "produksi penuh cinta" ini terbukti manjur. Kelembutan dan kualitas rasa Dinara Donuts berhasil memikat hati masyarakat Palu, bahkan menjadi salah satu camilan favorit di kalangan kru RRI Palu. Saat ini, Dinara Donuts terus berinovasi menghadirkan berbagai pilihan topping menarik yang selalu segar (fresh baked) setiap hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....