Pisang Gepe Jajanan Tradisional dengan Toping Gula Merah
- 21 Des 2025 17:05 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Maraknya jajanan kuliner di Kota Palu kini tak hanya didominasi oleh makanan kekinian, namun juga diwarnai dengan hadirnya kembali jajanan tradisional yang sempat langka ditemui. Salah satunya adalah pisang gepe, jajanan jadul khas era 1990-an yang kini mulai kembali menarik perhatian masyarakat, khususnya pecinta kuliner tradisional.
Pisang gepe dikenal sebagai olahan pisang kepok yang dibakar hingga matang, kemudian digepengkan dan disajikan dengan taburan kelapa parut serta siraman gula merah cair. Cita rasa manis alami pisang yang berpadu dengan gurih kelapa dan legitnya gula merah menjadikan jajanan ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan jajanan modern.
Di tengah menjamurnya berbagai jajanan kekinian, keberadaan pisang gepe tergolong langka di Kota Palu. Tidak banyak pedagang yang masih mempertahankan jajanan tradisional ini, sehingga kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang rindu dengan cita rasa masa lalu.
Harga pisang gepe yang terjangkau juga menjadi alasan jajanan ini tetap diminati. Untuk satu porsi pisang gepe, pembeli hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp10.000. Dengan harga tersebut, pembeli sudah bisa menikmati sajian sederhana namun kaya rasa dan penuh nostalgia.
Salah satu pembeli, Isma Riani, mengaku senang bisa kembali menemukan jajanan jadul tersebut. Menurutnya, pisang gepe memiliki rasa khas yang sulit tergantikan oleh jajanan modern.
“Rasanya itu mengingatkan saya waktu kecil, manisnya pas dan kelapanya bikin tambah enak,” ujar Isma Riani.
Isma Riani juga berharap jajanan tradisional seperti pisang gepe tetap dilestarikan dan tidak kalah bersaing dengan kuliner kekinian. Ia menilai, jajanan jadul memiliki nilai budaya dan kenangan yang penting untuk dijaga, terutama bagi generasi muda agar mengenal kuliner lokal daerahnya.
Kehadiran kembali pisang gepe di tengah ramainya kuliner Kota Palu menjadi bukti bahwa jajanan tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat. Selain menjadi alternatif kuliner, pisang gepe juga menjadi simbol pelestarian warisan kuliner lokal yang patut terus diperkenalkan dan dikembangkan.(WRN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....