Sering Makan Nasi Kuning, Sehatkah?

  • 16 Des 2025 20:13 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Nasi kuning menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Palu. Hidangan berbahan dasar beras yang dimasak dengan santan dan kunyit ini kerap hadir dalam berbagai acara, mulai dari sarapan hingga perayaan syukuran. Namun, di balik cita rasanya yang gurih, muncul pertanyaan: apakah nasi kuning sehat untuk dikonsumsi?

Nasi kuning pada dasarnya tetap merupakan sumber karbohidrat yang dibutuhkan tubuh sebagai penghasil energi. Kunyit yang digunakan sebagai pewarna alami juga mengandung kurkumin, senyawa antioksidan yang baik untuk kesehatan dan memiliki sifat antiinflamasi.

Meski demikian, penggunaan santan dalam jumlah cukup banyak membuat nasi kuning mengandung lemak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan nasi putih biasa. Jika dikonsumsi berlebihan, terutama oleh penderita kolesterol tinggi, obesitas, atau penyakit jantung, nasi kuning berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

Ahli gizi menyarankan agar konsumsi nasi kuning tetap memperhatikan porsi dan frekuensi. Nasi kuning akan lebih sehat bila disajikan dengan lauk yang seimbang, seperti telur rebus, ikan, ayam tanpa kulit, serta dilengkapi sayur-sayuran seperti timun, wortel dan lainnya.

Selain itu, penggunaan santan encer atau santan rendah lemak, serta mengurangi gorengan sebagai lauk pendamping, dapat menjadikan nasi kuning pilihan yang lebih ramah bagi kesehatan. Sebainya tidak mengonsumsi nasi kuning setiap hari, karna variasi menu makanan tetap penting agar kebutuhan gizi harian terpenuhi secara seimbang.

Dengan pengolahan yang tepat dan pola konsumsi yang bijak, nasi kuning tetap dapat dinikmati sebagai bagian dari kuliner tradisional tanpa harus mengorbankan kesehatan.(Aar Novi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....