Fakta atau Mitos, Nanas Dapat Redakan Batuk Berdahak?

  • 07 Okt 2026 07:57 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Nanas mengandung enzim bromelain yang terbukti aktif mengurangi peradangan pada saluran pernapasan untuk meredakan batuk membandel.
  • Vitamin C yang melimpah dalam nanas efektif meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat proses pemulihan.
  • Rasa manis alami nanas membuat olahan nanas segar nyaman dikonsumsi khususnya saat tenggorokan sedang teriritasi.

RRI.CO.ID, Palu - Nanas kerap disebut sebagai pencerah dahak alami yang sangat ampuh untuk meredakan gejala batuk membandel saban hari. Enzim bromelain yang terkandung di dalam buah tropis ini terbukti aktif mengurangi peradangan pada saluran pernapasan kita.

Nutrisi vitamin C yang melimpah juga efektif mendongkrak daya tahan tubuh manusia agar pulih lebih cepat selalu. Rasa buah yang manis alami membuat olahan nanas segar terasa amat nyaman dikonsumsi saat tenggorokan sedang teriritasi.

Kandungan air nanas yang melimpah membantu mengencerkan dahak tebal sehingga kotoran lendir menjadi sangat mudah dikeluarkan tubuh. Sensasi dingin nanas mampu memberikan rasa lega seketika pada daerah leher yang terasa amat gatal dan menyiksa.

Melansir Alodokter, meski kaya manfaat kesehatan, buah tropis ini sama sekali bukan pengganti obat resep dokter medis. Penyakit batuk akibat infeksi bakteri berat tetap membutuhkan penanganan medis spesialis secara tepat dan juga sangat terukur.

Sifat asam alami nanas terkadang bisa memicu rasa perih menyengat pada dinding tenggorokan yang sedang terluka parah. Penderita penyakit asam lambung tinggi juga wajib membatasi konsumsi buah manis ini agar perut tidak semakin mual.

Pilihlah buah nanas yang sudah matang sempurna lalu konsumsilah dalam porsi sedang secara wajar setiap harinya. Hindari menyajikan nanas dengan campuran gula berlebih agar manfaat nutrisi alaminya dapat terserap sangat maksimal oleh tubuh.

Konsultasikan kesehatan Anda ke fasilitas medis terdekat jika kondisi batuk melanjut lebih dari satu minggu lamanya. Penanganan dini dari dokter ahli sangat penting untuk mencegah komplikasi infeksi paru yang membahayakan keselamatan jiwa Anda. (DL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....