Waspadai Risiko di Balik Perut Buncit
- 21 Sep 2026 19:41 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Perut buncit perlu diwaspadai karena dapat berkaitan dengan penumpukan lemak viseral, yaitu lemak yang berada di sekitar organ dalam seperti hati, pankreas, dan usus. Penumpukan lemak tersebut dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan, termasuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke.
Berbeda dengan lemak yang berada tepat di bawah kulit, lemak viseral merupakan jaringan yang aktif secara metabolik dan dapat memengaruhi proses metabolisme tubuh. Kementerian Kesehatan menyebut penumpukan lemak di area perut sebagai salah satu kondisi yang perlu diperhatikan dalam upaya mencegah penyakit tidak menular.
Lingkar perut dapat digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat penumpukan lemak di area perut, selain berat badan dan indeks massa tubuh atau IMT. Namun, seseorang dengan berat badan normal tetap dapat memiliki penumpukan lemak viseral, sehingga kondisi tubuh tidak hanya dinilai berdasarkan angka timbangan.
Penumpukan lemak perut dapat dipengaruhi berbagai faktor, antara lain pola makan tinggi gula dan makanan ultra-proses, kurang aktivitas fisik, pertambahan usia, serta pola tidur dan pengelolaan stres yang kurang baik. Karena itu, mengurangi lemak perut tidak cukup hanya dengan latihan otot perut, tetapi perlu dilakukan melalui pola makan bergizi seimbang dan aktivitas fisik secara rutin.
Upaya menjaga berat badan dan mengurangi penumpukan lemak viseral dapat dilakukan dengan membatasi konsumsi minuman tinggi gula, meningkatkan aktivitas fisik, mencukupi kebutuhan tidur, serta mengelola stres. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan untuk mengetahui faktor risiko penyakit kronis sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....