Jamu Rimpang Setiap Hari, Benarkah Baik untuk Kesehatan?
- 22 Agt 2026 13:02 WIB
- Palu
Poin Utama
- Jamu berbahan rimpang seperti jahe, kunyit, temulawak, dan kencur masih menjadi minuman tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.
- Rimpang mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol pada jahe dan kurkumin pada kunyit yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.
- Minuman tradisional ini dipercaya dapat membantu menjaga kebugaran tubuh berkat kandungan senyawa-senyawa berkhasiat di dalamnya.
RRI.CO.ID, Palu - Jamu berbahan rimpang menjadi salah satu minuman tradisional yang masih banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Bahan seperti jahe, kunyit, temulawak, dan kencur kerap diolah menjadi minuman karena memiliki aroma serta rasa khas yang dipercaya dapat membantu menjaga kebugaran tubuh.
Melansir Alodokter, Rimpang mengandung berbagai senyawa bioaktif yang menjadi perhatian dalam penelitian kesehatan. Jahe, misalnya, mengandung senyawa gingerol, sedangkan kunyit mengandung kurkumin yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.
Konsumsi jamu rimpang dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat, terutama apabila dibuat menggunakan bahan segar dan diolah secara higienis. Minuman berbahan jahe juga secara tradisional kerap dikonsumsi untuk memberikan rasa hangat dan membantu meredakan mual ringan.
Kunyit dan temulawak juga banyak digunakan dalam racikan jamu tradisional. Meski demikian, manfaat jamu tidak berarti dapat menggantikan obat atau menjadi satu-satunya cara untuk mengatasi penyakit tertentu.
Jika ingin mengonsumsi jamu rimpang setiap hari, jumlah dan bahan yang digunakan perlu diperhatikan. Terlalu banyak mengonsumsi suatu bahan herbal juga tidak selalu memberikan manfaat lebih besar dan pada sebagian orang dapat menimbulkan keluhan tertentu.
Cara pengolahan juga tidak kalah penting. Rimpang sebaiknya dicuci bersih, menggunakan bahan yang masih baik, serta diolah dan disimpan dengan memperhatikan kebersihan untuk mengurangi risiko kontaminasi.
Masyarakat yang sedang mengonsumsi obat tertentu, memiliki kondisi kesehatan khusus, atau hendak menggunakan jamu dalam jumlah besar sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Hal ini penting karena beberapa bahan herbal dapat berinteraksi dengan obat atau tidak cocok bagi kondisi tertentu.
Dengan demikian, jamu rimpang dapat menjadi pilihan minuman tradisional dalam mendukung pola hidup sehat, tetapi konsumsinya tetap perlu dilakukan secara bijak. Menjaga pola makan seimbang, cukup bergerak, tidur yang baik, dan menggunakan jamu sebagai pelengkap menjadi langkah yang lebih tepat untuk menjaga kesehatan. (NP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....