Menjaga Gula Darah Tak Selalu Berarti Harus Berhenti Makan Nasi
- 17 Agt 2026 16:06 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Menjaga kadar gula darah bukan berarti seseorang harus sepenuhnya menghindari nasi. Pemilihan sumber karbohidrat, jumlah porsi, kandungan serat, aktivitas fisik, serta pola hidup secara keseluruhan turut berperan dalam membantu menjaga respons gula darah setelah makan.
Melansir dari akun Instagram Dr. Gia Pratama, makanan dengan kandungan serat yang lebih tinggi dapat membantu memperlambat proses penyerapan glukosa. Kondisi tersebut membuat kenaikan gula darah setelah makan berlangsung lebih bertahap dibandingkan ketika glukosa diserap dalam jumlah besar secara bersamaan.
Salah satu jenis serat yang telah banyak diteliti adalah glucomannan, yaitu serat yang berasal dari tanaman konnyaku. Nasi berbahan dasar konnyaku yang mengandung glucomannan dalam sejumlah uji klinis menunjukkan respons gula darah setelah makan yang lebih rendah dibandingkan nasi putih.
Temuan tersebut membuat nasi yang mengandung glucomannan dapat menjadi salah satu alternatif sumber karbohidrat dalam pola makan sehari-hari. Meski demikian, pilihan makanan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan pola makan secara keseluruhan.
Menjaga gula darah tidak hanya berkaitan dengan jenis nasi yang dikonsumsi. Porsi makan juga perlu diperhatikan, sementara konsumsi makanan berserat, aktivitas fisik yang cukup, serta penerapan pola hidup sehat dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan metabolisme tubuh.
Dengan demikian, mengatur pola makan bukan berarti harus langsung menghilangkan nasi dari menu sehari-hari. Pemilihan sumber karbohidrat yang tepat, pengaturan porsi, dan penerapan kebiasaan hidup sehat dapat menjadi langkah yang lebih menyeluruh dalam menjaga gula darah. Perubahan pola makan juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....