Penggunaan Gawai Berlebihan Ganggu Kesehatan Anak

  • 11 Agt 2026 13:28 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Penggunaan gawai kini menjadi bagian integral dari aktivitas anak sehari-hari untuk belajar, bermain, dan berkomunikasi.
  • Paparan layar dalam waktu panjang dapat mengurangi aktivitas fisik anak dan mengurangi kesempatan interaksi langsung dengan lingkungan sekitar.
  • Penggunaan gawai yang berlebihan berpotensi memengaruhi konsentrasi, perkembangan, dan kebiasaan keseharian anak.

RRI.CO.ID, Palu - Penggunaan gawai kini menjadi bagian dari aktivitas anak, baik untuk belajar, bermain, maupun berkomunikasi sehari-hari. Namun, penggunaan secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak terhadap kesehatan dan perkembangan anak.

Paparan layar dalam waktu panjang dapat membuat anak kurang bergerak dan mengurangi kesempatan berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas fisik, konsentrasi, serta kebiasaan anak dalam menjalani keseharian.

Melansir laman Kemenkes RI, penggunaan gawai berlebihan dapat berdampak terhadap kesehatan mata. Pada anak, paparan gawai terlalu lama juga diduga dapat merangsang miopia atau rabun jauh.

Selain kesehatan mata, penggunaan gawai menjelang waktu tidur juga perlu mendapat perhatian dari orang tua. Kebiasaan tersebut dapat membuat anak menunda waktu tidur sehingga berpengaruh terhadap kualitas istirahat dan aktivitas pada keesokan harinya.

Anak yang terlalu lama menggunakan gawai juga cenderung memiliki waktu lebih sedikit untuk melakukan aktivitas fisik. Karena itu, orang tua perlu mengatur keseimbangan antara waktu menggunakan gawai dengan bermain, belajar, berolahraga, dan berinteraksi bersama keluarga.

Pembatasan penggunaan gawai sebaiknya dilakukan dengan aturan yang sederhana dan konsisten sesuai usia anak. Orang tua juga dapat memberikan contoh dengan mengurangi penggunaan gawai ketika sedang berkumpul dan berkomunikasi bersama keluarga.

Penggunaan gawai tetap dapat memberikan manfaat apabila dilakukan secara bijak dan mendapatkan pendampingan dari orang tua. Dengan pengaturan yang tepat, anak dapat memanfaatkan teknologi tanpa mengabaikan kesehatan, aktivitas fisik, waktu tidur, dan interaksi sosial. (DL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....