Mitos atau Fakta, 30 Jenis Tanaman dalam Seminggu Buat Tubuh Sehat?
- 17 Jul 2026 20:53 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Anjuran mengonsumsi 30 jenis makanan nabati dalam seminggu belakangan ramai dibahas sebagai cara menjaga kesehatan usus. Banyak orang percaya kebiasaan ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan risiko berbagai penyakit.
Melansir dari theguardian.com, gagasan tersebut berasal dari penelitian pada 2018 yang melibatkan lebih dari 10.000 responden di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Penelitian menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi lebih dari 30 jenis makanan nabati setiap minggu cenderung memiliki mikrobioma usus yang lebih beragam dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari 10 jenis.
Mikrobioma usus adalah kumpulan mikroorganisme yang hidup di dalam saluran pencernaan dan berperan penting bagi kesehatan. Mikroorganisme ini membantu proses pencernaan, mendukung sistem kekebalan tubuh, serta berperan dalam metabolisme.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa angka 30 bukanlah patokan yang harus dicapai setiap orang. Profesor Daniel M. Davis dari Imperial College London menyebut angka tersebut bersifat arbitrer dan bukan batas ilmiah yang pasti.
Menurut Davis, penelitian tersebut tidak membandingkan secara khusus manfaat mengonsumsi 10, 20, 30, atau 35 jenis tanaman untuk menentukan jumlah yang paling ideal. Karena itu, mengonsumsi 25 jenis tanaman dalam seminggu belum tentu memberikan manfaat yang jauh berbeda dibandingkan 30 jenis.
Penelitian tersebut juga tidak membuktikan bahwa mengonsumsi 30 jenis tanaman secara langsung membuat seseorang lebih sehat. Hasil penelitian hanya menunjukkan adanya hubungan antara pola makan yang beragam dan keberagaman mikrobioma usus.
Orang yang mengonsumsi banyak jenis makanan nabati kemungkinan juga menerapkan kebiasaan sehat lainnya. Aktivitas fisik yang cukup, tidur berkualitas, dan kemampuan mengelola stres juga berperan dalam menjaga kesehatan mikrobioma usus.
Hingga kini, para ilmuwan masih terus mempelajari seperti apa mikrobioma usus yang benar-benar dapat dikategorikan sehat. Karena itu, belum ada bukti yang memastikan bahwa mencapai target 30 jenis tanaman dapat mencegah penyakit atau memberikan manfaat kesehatan tertentu.
Masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap berbagai produk yang memanfaatkan tren tersebut untuk tujuan komersial. Beragam suplemen yang diklaim membantu mencapai target 30 jenis tanaman masih minim didukung bukti ilmiah yang independen.
Pada akhirnya, yang lebih penting bukanlah mengejar angka tertentu, melainkan memperbanyak variasi makanan nabati dalam menu sehari-hari. Mengonsumsi beragam buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan serealia utuh tetap menjadi langkah sederhana yang terbukti baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan usus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....