Deteksi Dini Cegah Risiko Bayi Prematur

  • 29 Jun 2026 12:53 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko bayi lahir prematur selama masa kehamilan. Upaya tersebut membantu tenaga kesehatan mengenali gangguan sebelum kondisi semakin serius.

Melansir Kosambi Maternal and Children Center, deteksi dini sangat penting untuk mencegah dan meminimalkan risiko bayi lahir prematur (sebelum usia 37 minggu). Langkah ini mencakup pemeriksaan rutin selama masa kehamilan untuk mengatasi faktor risiko, serta skrining komprehensif pada bayi yang lahir dini agar terhindar dari komplikasi.

Tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya persalinan prematur. Karena itu, pemeriksaan tekanan darah perlu dilakukan sesuai jadwal kehamilan.

Infeksi selama kehamilan juga perlu segera ditangani agar tidak memicu kontraksi sebelum waktunya. Penanganan yang tepat membantu menjaga kondisi ibu dan perkembangan janin tetap optimal.

Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Asupan gizi yang baik mendukung pertumbuhan janin dan kesehatan ibu setiap hari.

Menghindari rokok, alkohol, dan paparan asap menjadi langkah penting mencegah berbagai komplikasi kehamilan. Gaya hidup sehat membantu menurunkan risiko persalinan sebelum usia kehamilan cukup bulan.

Tenaga kesehatan juga menyarankan ibu segera berkonsultasi apabila muncul kontraksi, perdarahan, atau ketuban pecah. Pemeriksaan cepat memungkinkan penanganan dilakukan sebelum komplikasi berkembang lebih lanjut.

Melalui deteksi dini dan pemeriksaan rutin, peluang kehamilan sehat dapat terus ditingkatkan hingga persalinan. Kesiapan ibu sejak awal membantu mengurangi risiko bayi lahir prematur secara optimal. (SA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....