Sering Dianggap Pengganggu, Rumput Teki ternyata Punya Nilai Manfaat

  • 29 Jun 2026 12:17 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Rumput teki atau Cyperus rotundus merupakan tanaman liar yang sering tumbuh di pekarangan, kebun, hingga lahan pertanian. Kehadirannya kerap dianggap mengganggu karena mampu berkembang dengan cepat dan sulit dikendalikan.

Di balik anggapan tersebut, rumput teki ternyata memiliki sejumlah manfaat yang telah dikenal sejak lama. Umbi tanaman ini mengandung senyawa alami yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di berbagai daerah.

Melansir Puskemas Meninting, rumput teki mengandung antioksidan, flavonoid, dan minyak atsiri yang berpotensi membantu menjaga kesehatan tubuh. Kandungan tersebut diketahui memiliki sifat antiradang, antibakteri, dan antimikroba.

Dalam pengobatan tradisional, umbi rumput teki sering diolah menjadi ramuan herbal. Tanaman ini dipercaya membantu meredakan demam, gangguan pencernaan, hingga nyeri ringan, meski penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.

Meski memiliki manfaat, rumput teki tetap menjadi salah satu gulma yang perlu dikendalikan di lahan pertanian. Pertumbuhannya dapat menghambat tanaman budidaya karena bersaing dalam memperoleh air, unsur hara, dan sinar matahari.

Pengendalian rumput teki sebaiknya dilakukan dengan mencabut hingga bagian umbi terangkat dari dalam tanah. Cara tersebut membantu mengurangi pertumbuhan kembali yang umumnya berasal dari sisa umbi di dalam tanah.

Dengan mengenali manfaat sekaligus dampaknya, masyarakat dapat memandang rumput teki secara lebih bijak. Tanaman yang sering dianggap pengganggu ini ternyata menyimpan potensi yang dapat dimanfaatkan apabila dikelola dengan tepat. (NP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....